nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home » Waspadai Dampak Mencampur Oli Mesin Berbeda Merek

Waspadai Dampak Mencampur Oli Mesin Berbeda Merek


Mesin kendaraan yang terawat baik dengan rutin mengganti oli mesin secara berkala atau menjaga volume oli mesin tetap sama tentu merupakan hal yang membuat nyaman bagi pengguna. Tapi masih ada pengguna kendaraan yang kerap mencampur oli mesin yang berbeda merek saat menambah oli mesin ketika volumenya berkurang.

Oli mesin sangat penting bagi mesin. Fungsi oli mesin ini untuk melumasi seluruh komponen di dalam mesin. Tanpa pelumasan, maka komponen mesin cepat aus dan rusak. Tetapi ketika menambahkan dengan mencampur oli mesin yang berbeda merek, bisa saja muncul masalah baru yang dapat menimbulkan kerusakan mesin.

Oli mesin merupakan gabungan hasil base oil dengan aditif. Setiap merek atau produsen oli mesin tentu memiliki jumlah kandungan formula base oil dan aditif yang berbeda. Hanya terkadang indikasi tidak dicantumkan dalam setiap kemasan pelumas.

Apabila oli mesin dicampur dengan merek yang berbeda, tentunya ada perbedaan kimia pada oli mesin yang berpotensi menimbulkan reaksi yang tidak diketahui secara spesifik. Ketidakcocokan dua oli mesin ini adalah permasalahan kimia yang dapat merusak.

Mencampur oli mesin berbeda jenis dan viskositas dapat mengubah keseimbangan kimia asli dari oli mesin dan dapat menghasilkan produk atau zat yang tidak sesuai untuk aplikasi tertentu.

Baca Juga : Efek Oli Dicampur Minyak Goreng

Masalah paling umum yang muncul dari ketidakcocokan kimia oli mesin adalah menghasilkan pembentukan zat padat yang berbahaya akibat reaksi komponen asam dalam satu oli mesin dengan kandungan dasar yang lain.

Risiko paling parah karena mencampur oli mesin ini adalah mesin macet atau komponen tidak bisa bergerak. Hasil reaksi kimia oli mesin bisa membentuk lumpur yang membuat komponen mesin lecet. Jadi, langkah terbaik ketika ingin menambahkan oli mesin (top up) adalah menggunakan jenis, viskositas dan spesifikasi oli mesin dari pabrikan oli yang sama.

pbnbigesdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas