nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home ยป Tahukah Anda Zat Apa Saja Yang Terdapat Dalam Satu Botol Oli?

Tahukah Anda Zat Apa Saja Yang Terdapat Dalam Satu Botol Oli?


Tahukah Anda Zat Apa Saja Yang Terdapat Dalam Satu Botol Oli?

Sumber gambar : batteryclub

Tentu kita semua tahu bahwa oli merupakan salah satu komponen penting yang diperlukan mesin untuk memperhalus gesekan, keausan dan pengotoran pada mesin. Namun, pernahkan anda terpikir ada zat apa saja yang terdapat dalam sejumlah botol oli kendaraan? Jika ya, sudahkah Anda menemukan jawabannya? Jika belum, mari kita pelajari bersama zat apa saja yang terkandung dalam satu botol oli kendaraan yang biasa digunakan untuk kendaraan anda.

Seperti yang sudah disebutkan diatas, beberapa tujuan utama oli adalah untuk memperhalus gesekan, mencegah keausan, mencegah kotoran dan fungsi-fungsi lainnya pada mesin. Untuk bisa melakukan hal-hal tersebut, diperlukan berbagai jenis zat aditif dan cairan khusus yang dirancang sedemikian rupa agar bisa meningkatkan performa mesin kendaraan Anda. Setiap zat aditif yang ada di dalam oli mesin dibuat dengan tujuan yang berbeda-beda.

Adalah zat-zat yang pada umumnya terdapat pada satu botol oli kendaraan Anda:
Untuk mencegah kerusakan kimiawi pada mesin:
1. Zat deterjen; digunakan untuk membersihkan oli dari lumpur dan menetralkan kemurnian oli. Oli biasanya menciptakan lumpur yang bisa membahayakan bagian-bagian penting pada mesin. Materi kimiawi yang memiliki kemampuan untuk membersihkan biasanya adalah magnesium sulfonate.
2. Zat anti-oksidan; memperlambat dan menghambat penurunan kualitas oli yang dapat terjadi karena proses kimiawi yakni oksidasi. Materi kimiawi yang terdapat pada anti-oksidan baiasanya merupakan hindered phenols, aromatic amines, alkyl sulfides, dan lainnya.
3. Zat anti-karat dan anti-korosi; mencegah munculnya proses oksidasi yang dapat menyebabkan karat dan korosi pada bagian besi di dalam mesin. Ada pula zat yang mencegah dinding besi pada mesin untuk menciptakan proses oksidasi yang biasanya disebut metal deactivator. Materi kimiawi yang terdapat merupakan senyawa alkalin, asam organic, ester, dan lainnya.

Untuk menjaga tingkat viskositas (kekentalan) oli:
1. Zat pengubah viskositas; menjaga oli tetap lekat dengan mesin pada suhu tinggi, karena pada biasanya oli cenderung menjadi lebih tipis pada suhu tinggi.

2. Pour point depressants (zat pencegah titik tuang); mencegah oli susah mengalir pada suhu rendah dikarenakan oleh titik tuang (pour point) yang menyebabkan cairan oli menjadi setengah padat atau susah mengalir.

Untuk melumasi mesin kendaraan:
1. Zat anti-aus; mencegah keausan dengan cara menciptakan lapisan yang bertujuan untuk melindungi dinding-dinding pada mesin dari keausan.
2. Zat extreme pressure; hampir sama dengan zat anti-aus, dirancang untuk menjaga mesin yang sering mengalami tekanan ekstrim dengan cara menciptakan lapisan atau film. Bagian mesin yang sering mengalami tekanan tersebut contohnya terdapat pada roda gigi transmisi.
3. Zat pengurang gesekan; mengurangi gesekan atau friksi antar metal pada mesin yang bisa menimbulkan kerusakan antar piston.

Untuk mencegah kontaminasi antar zat:
1. Zat anti-embun; zat seperti silicon dapat mencegah pengembunan pada oli mesin.
2. Zat anti-busa; menghalangi timbulnya busa dan gelembung yang dapat menyebabkan hilangnya lubrikasi pada oli dan timbulnya karat disaat udara masuk pada proses pembakaran bensin.
3. Dispersants; menjaga zat-zat lainnya tetap tertahan dalam oli kendaraan untuk mencegah pembekuan pada oli. Bentuk oli beku terlihat serupa dengan darah yang telah beku.
4. Zat yang memisahkan oli dengan lilin (wax).
Semua zat yang disebutkan diatas digabungkan ke dalam satu botol oli seperti Oli Deltalube. Klik disini untuk melihat artikel lainnya seputar oli kendaraan dan otomotif.

pbnbigesdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas