nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home » pemilik

Tag: pemilik

5 Perlindungan yang Wajib Dilakukan Oleh Pemilik Mobil

5 Perlindungan yang Wajib Dilakukan Oleh Pemilik Mobil

Sumber: autobytel

Sebagai pengendara mobil yang bertanggung jawab, Anda wajib memberi perawatan dan perlindungan mobil. Perawatan mobil dapat dilakukan dari dalam (interior) maupun luar (eksterior) mobil. Mobil sendiri masih dianggap sebagai alat transportasi yang tergolong mahal untuk masyarakat Indonesia, sehingga biasanya jika mobil mereka lecet ataupun tidak beroperasi secara maksimal, pengendara mobil rela untuk mengeluarkan sejumlah uang untuk memperbaiknya. Namun pencegahan selalu lebih baik daripada memperbaiki. Oleh karena itu Anda perlu melakukan mengetahui 5 perlindungan yang wajib dilakukan oleh pemilik mobil.

1. Gunakan sarung mobil khusus

gunakan sarung mobil khusus untuk perlindungan mobil

Sumber: Audiocars

 

Hal pertama yang dapat dilakukan untuk melindungi mobil Anda adalah dengan menggunakan sarung mobil. Sebaiknya gunakan sarung kendaraan khusus mobil yang dapat melindungi keseluruhan badan mobil, seperti sarung anti-air untuk melindungi mobil dalam segala situasi lingkungan dan cuaca.

Ketika mobil dipaparkan langsung dengan sinar matahari, serta terkena hujan tanpa perlindungan apapun, maka akan membuat warna mobil menjadi keruh dan berdebu. Dengan menggunakan sarung mobil khusus, Anda dapat memberikan perlindungan kepada mobil dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

2. Lindungi mobil dengan peralatan anti maling

Perlindungan anti maling untuk mobil

Sumber: Pinterest

 

Siapa yang tidak ingin barang miliknya aman? Dalam hal kendaraan, pencurian terjadi di mana saja, terutama di kota-kota besar. Tindakan pencurian biasanya disebabkan karena adanya celah yang terbuka yang menjadikan kesempatan bagi sang pencuri.

Sebagai pemilik mobil yang pintar, Anda dapat mencegah pencurian mobil. Gunakanlah peralatan anti maling seperti alat pendeteksi lokasi, alarm anti maling, besi pengunci setir, dsb. Dengan demikian pencuri akan berpikir dua kali jika melihat mobil Anda yang terlindungi dengan peralatan anti maling.

3. Lapisi mobil dengan kaca film

kaca film untuk perlindungan mobil

Sumber: Grand Garage

 

Pelapisan kaca dengan menggunakan kaca film merupakan sebuah keharusan untuk melindungi jendela mobil. Selain untuk melindungi kaca dari kotoran dan debu, kaca film juga dapat digunakan untuk melapisi bagian luar mobil untuk melindungi cat mobil agar tahan lama dan terlindungi dari zat-zat yang membahayakan. Fungsi kaca film pada jendela mobil selain sebagai mengurangi intensitas cahaya matahari ke dalam mobil juga berfungsi untuk mencegah orang dapat melihat bagian dalam mobil dari luar. Hal ini bisa menjadi salah satu tindakan pencegahan pencurian barang di mobil.

4. Gunakan pelindung pintu

Gunakan pelindung pintu mobil khusus untuk perlindungan mobil

Sumber: The Real David Choi

 

Seringkali orang menganggap sepele pelindung pintu, padahal perlindungan ini sangat penting mengingat lahan parkir yang tidak beraturan di Indonesia. Anda tidak akan bisa menebak dimana Anda akan memarkirkan mobil. Misalkan Anda harus memarkirkan mobil di tempat yang sempit atau di pinggir jalan, resiko pintu mobil Anda bersinggungan dengan mobil sebelahnya akan lebih besar karena tempat parkir yang sempit. Dengan menggunakan pelindung pintu, Anda dapat menghindari resiko tersebut dan mencegah pengeluaran tambahan untuk biaya cat ulang.

5. Perlindungan dalam mesin

perlindungan bagian dalam mesin mobil

Sumber: Bimmerforums

 

Selayaknya manusia, bagian internal mesin memiliki peran krusial dalam menjaga usia kendaraan (lifetime). Setiap bagian mesin memiliki perannya masing-masing. Untuk melindungi mesin Anda dapat melakukan undercoating atau cara untuk melindungi bagian dalam mesin dengan melapisi bagian luar mesin. Pemilik mobil yang menerapkan cara ini biasanya memiliki mobil yang lebih awet.

Oleh karena itu, segera terapkan perlindungan mobil tersebut agar mobil kesayangan Anda dapat tetap beroperasi dan memberikan performa berkendara maksimal.

Baca juga : LAKUKAN 3 CARA INI UNTUK MENGHEMAT BBM

6 Mitos Mobil yang Wajib Diketahui oleh Pemilik Kendaraan

6 Mitos Mobil yang Wajib Diketahui oleh Pemilik Kendaraan

Sumber : inthedriversseatwithozzie

Sebagai pemilik kendaraan, terutama mobil, Anda pasti mempertimbangkan banyak hal sebelum memutuskan untuk membeli mobil tersebut. Di Indonesia sendiri terdapat berbagai macam pilihan mobil yang berasal dari beragam negara, misalnya Jepang. Tak hanya dari Jepang, mobil Eropa juga sudah banyak hadir dengan berbagai jenis mobil yang ditawarkan. Apapun jenis mobilnya pasti membutuhkan perawatan agar dapat memberikan kerja mesin yang maksimal. Namun banyak sekali mitos-mitos yang Anda sering dengar dalam dunia otomotif, sehingga terkadang membingungkan Anda dalam merawat mobil kesayangan Anda. Berikut  ini 6 fakta mobil yang wajib diketahui oleh pemilik kendaraan :

1. Bahan Bakar Mahal Membuat Mobil Lebih Kencang
6 Mitos Mobil yang Wajib Diketahui oleh Pemilik Kendaraan 2

                                Sumber : mycarconnector

Banyak sekali mitos mengenai bahan bakar yang mahal akan menghasilkan tenaga mesin yang lebih kencang. Padahal hal ini adalah mitos, karena tidak semua kendaraan cocok dengan oktan yang tinggi. Sebaiknya Anda memilih bahan bakar dari tingkat oktan yang sesuai, bukan dari harganya.

2. Harus Mengganti Oli Mesin Setiap 3.000 Mil
6 Mitos Mobil yang Wajib Diketahui oleh Pemilik Kendaraan 3

                             Sumber : mycarconnector

Pada kenyataanya, tidak semua mobil harus mengganti oli mesin setiap 3000 mil, hal ini disebabkan karena oli mobil keluaran terbaru dapat bertahan lebih jauh dan lebih lama. Namun tetap diutamakan untuk selalu mengecek buku panduan kendaraan dari masing-masing kendaraan, sebab dalam buku panduan terdapat informasi yang jelas mengenai kapan dan sampai jarak tempuh berapa Anda harus mengganti oli kendaraan

Baca Juga : Inilah 6 Tanda Bahwa Anda Harus Ganti Oli

3. Memanaskan Mesin Mobil
6 Mitos Mobil yang Wajib Diketahui oleh Pemilik Kendaraan 5

                         Sumber : promoagyabandung

Kebiasaan untuk memanaskan mobil seringkali menjadi hal yang dilakukan pertama kali saat ingin berpergian. Tetapi sebenarnya hal tersebut sudah tidak perlu dilakukan lagi, karena pada mobil keluaran jaman dulu, memanaskan mobil bertujuan agar oli dapat menyebar secara merata ke seluruh komponen. Namun sekarang dengan teknologi yang lebih canggih, oli sudah dengan otomatis melumasi ke seluruh bagian mobil saat mesin mobil dinyalakan, sehingga kebiasaan memanaskan mesin mobil tidak diperlukan.

4. Mesin Mobil Eropa Memiliki Kualitas yang Lebih Baik Dibanding dengan Mobil Jepang
6 Mitos Mobil yang Wajib Diketahui oleh Pemilik Kendaraan 6

                   Sumber : Classicandperformancecar

Seringkali Anda mendengar bahwa mobil Eropa lebih berkualitas dibanding dengan mobil Jepang. Padahal kenyataanya mesin mobil Jepang memiliki kualitas yang tidak kalah bagus dengan mesin mobil Eropa. Bahkan mobil Jepang lebih unggul dalam hal inovasi dibandingkan mobil keluaran Eropa, seperti menggunakan sistem komputer yang mutakhir.

5. Mobil yang Memiliki Mesin Besar Menghabiskan BBM Lebih Banyak
6 Mitos Mobil yang Wajib Diketahui oleh Pemilik Kendaraan

Sumber : mycarconnector

Secara logika mobil yang lebih besar pasti membutuhkan BBM yang lebih banyak, karena menyesuaikan dengan kemampuan mereka membawa beban tersebut. Tetapi jika mesin kendaraan kecil harus menahan beban mobil yang terlalu berat, tentunya kondisi ini akan membuat kendaraan membutuhkan tenaga atau BBM yang lebih boros dari biasanya. Jika mobil mesin besar membawa bobot yang sesuai kapasitasnya, maka penggunaan bahan bakar akan berjalan secara normal.

6. Mobil Matic Sulit Menanjak
6 Mitos Mobil yang Wajib Diketahui oleh Pemilik Kendaraan 7

                           Sumber : suzukibandung

Banyak sekali orang yang berpikir bahwa mobil matic akan sulit menanjak karena penggantian transmisi giginya yang otomatis. Tetapi transmisi matic saat ini sudah tidak sama dengan yang dulu. Mobil matic harus disesuaikan dengan gigi yang tepat pada saat menanjak sehingga kebutuhan torsi pada kecepatan dan beban akan selalu disesuaikan.

Sebagai Pemilik Mobil, Anda Wajib Tahu 5 Macam Oli Berikut!

Sebagai Pemilik Mobil, Anda Wajib Tahu 5 Macam Oli Berikut!

Sumber gambar: procarmechanics

Sebagai pemilik mobil, Anda pasti tahu bahwa mobil membutuhkan beberapa macam oli sebagai pelumas mesin. Oli sendiri memiliki bahan dasar dan aditif yang berbeda-beda yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap komponen mesin. Kebanyakan orang hanya mengenal dua macam oli saja yang biasa digunakan untuk mobilnya, yakni oli mesin dan oli transmisi. Padahal untuk oli mobil sendiri terdapat lima macam oli yang memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Kelima oli tersebut juga harus dicek secara rutin agar dapat mengetahui kapan waktu penggantian yang pas, serta untuk menghindari kerusakan mesin yang terjadi akibat keterlambatan penggantian oli. Lima macam oli tersebut adalah oli mesin, oli transmisi, oli gardan, oli rem dan oli power steering. Oleh karena itu, sebagai pemilik mobil Anda wajib tahu dan paham 5 macam oli berikut ini:

1. Oli Mesin

Oli mesin merupakan oli yang pasti dikenal oleh para pemilik mobil. Oli mesin terbagi dalam tiga jenis oli yaitu oli mineral, oli semi sintetik dan oli full sintetik. Oli mineral sendiri merupakan oli yang berasal dari bahan minyak bumi, sehingga sangat aman digunakan untuk kendaraan Anda seperti oli Deltalube. Untuk oli semi sintetik merupakan oli yang terbuat dari kombinasi antara oli mineral dan oli sintetik. Sedangkan untuk oli full sintetik merupakan oli yang dibuat dengan bahan murni oli sintetik yang memang dikembangkan untuk menyesuaikan kebutuhan mesin.

2. Oli Transmisi

Oli juga dibutuhkan pada sistem transmisi kendaraan, baik mobil matic maupun mobil manual, yang berfungsi untuk memudahkan penggantian gigi mobil, serta merawat komponen agar tidak rusak. Oli transmisi juga memiliki batas waktu penggunaan, dan tentunya membutuhkan penggantian secara rutin seperti oli mesin. Namun oli transmisi memiliki waktu yang lebih lama untuk penggantiannya.

3. Oli Gardan

Oli Gardan merupakan pelumas yang berfungsi untuk menghubungkan transmisi dan gardan supaya kemampuan kerja mesin lebih lancar. Salah satu hal yang menandakan bahwa volume oli gardan sudah berkurang dan harus diganti adalah dari munculnya bunyi dengungan pada mobil Anda. Oli gardan sendiri biasanya membutuhkan waktu penggantian setiap jarak tempuh 10.000-20.000 km.

4. Oli Rem

Oli rem atau yang sering disebut sebagai minyak rem memiliki fungsi yang penting dalam proses pengereman. Jumlah oli rem yang cukup akan membuat penarikan cakram lebih maksimal dalam menghentikan mobil. Untuk rem mobil gunakanlah jenis oli yang dapat melindungi komponen rem mobil dari resiko berkarat. Penggantian oli rem biasanya disarankan kurang lebih setiap dua sampai tiga tahun sekali. Sama halnya dengan oli mesin, jika kadar oli rem berada dibawah garis min atau add berarti Anda harus menambah volume oli rem. Warna oli rem juga dapat menjadi indikasi penggantian oli rem. Jika oli rem bewarna kuning muda jernih, artinya oli tersebut masih bagus dan layak dipakai. Sedangkan jika oli bewarna coklat atau hitam berarti oli tersebut sudah tercampur dengan kotoran, sehingga sebaiknya Anda menggantinya dengan oli yang baru.

5. Oli Power Steering

Oli power steering memiliki fungsi sebagai pompa hidrolik yang dapat mempermudah pengguna kendaraan untuk mengendalikan setir mobilnya. Jika oli power steering tidak cukup, akibatnya setir kemudi jadi lebih berat atau terjadi kerusakapan pada pompa (rack/pinion). Warna oli power streering juga menandakan kondisi oli tersebut. Oli yang baik biasanya bewarna oranye atau sedikit merah muda. Jika warna oli power steering sudah bewarna cokelat atau hitam, kondisi ini menandakan bahwa oli sudah terkontaminasi dengan komponen-komponen yang lain.

Pastikan Anda selalu mengecek kondisi setiap oli pada mobil agar tidak terjadi kerusakan pada bagian-bagian dimana oli tersebut seharusnya bekerja. Gunakan oli yang berkualitas agar komponen mesin dalam mobil selalu terawat dan memiliki usia pakai (lifetime) yang lebih lama.

Baca Juga: 6 Mitos Mobil yang Wajib Diketahui oleh Pemilik Kendaraan

Tips Mobil yang Wajib Dibaca Oleh Pemilik Mobil

Tips Mobil yang Wajib Dibaca Oleh Pemilik Mobil

Setiap pemilik mobil wajib membaca tips mobil untuk menjaga kualitas dan penampilan kendaraan ini. Seperti yang Anda ketahui perawatan mobil penting bagi para pemilik mobil agar mobil jadi lebih awet dan tetap memberikan performa yang maksimal meskipun sudah digunakan dalam waktu yang lama. Tidak sedikit dari Anda yang hanya menggantungkan perawatan mobil dengan menggunakan jasa bengkel tanpa mengetahui bagian mobil apa saja yang perlu dirawat. Padahal sebenarnya detail-detail dari mobil hanya dapat dirasakan dan diketaui sang pemilik mobil saat berkendara, sehingga sangat disarankan bagi pemilik mobil untuk mengetahui apa saja tips mobil yang wajib dibaca oleh pemilik mobil.

Dimulai dari bagian luar mobil seperti perawatan cat mobil, kaca, lampu dan juga bagian dalam atau interior. Kemudian yang perlu diperhatikan adalah perawatan mobil manual dan matic yang tidak sama, karena keduanya membutuhkan perawatan yang berbeda. Berikut ini merupakan tips yang wajib Anda baca:

Baca Juga : 5 Perlindungan yang Wajib Dilakukan Oleh Pemilik Mobil

1. Menjaga cat mobil

Menjaga kualitas cat mobil adalah salah satu perawatan yang cukup penting. Penampilan mobil perlu diperhatikan oleh pemilik mobil, terutama bagi pecinta otomotif. Adanya baret ataupun warna cat yang berubah akan mempengaruhi tampilan mobil. Baret tersebut dapat disebabkan oleh senggolan dengan obyek lain. Sedangkan warna cat mobil yang berubah bisa disebabkan oleh sabun cuci mobil yang sembarangan, sehingga dapat membuat cat menjadi rusak. Memarkir mobil di tempat yang terpapar langsung oleh sinar matahari juga dapat menjadi salah satu penyebab rusaknya cat mobil. Oleh karena itu, untuk merawat cat mobil sebaiknya Anda menggunakan sabun dan lap khusus mobil. Kemudian saat bepergian, pastikan Anda memarkirkan mobil ditempat yang teduh.

2. Penggantian Oli yang tepat dan sesuai waktunya

Oli merupakan salah satu hal yang wajib diperhatikan oleh pemilik mobil. Meskipun masih banyak orang yang menganggap sepele fungsi oli, sebenarnya penggunaan oli mobil yang sesuai spesifikasi mesin dapat meningkatkan performa mobil. Penggantian waktu oli juga penting untuk diingat, agar tidak melewati waktu yang sudah dianjurkan. Tips agar selalu ingat kapan waktu penggantian oli adalah dengan mencatat pada kalendar atau melihat jarak tempuh terakhir saat penggantian oli atau memasang alarm pengingat.

3. Air Radiator

Air radiator seringkali tidak mendapat perhatian dari pemilik mobil. Padahal salah satu penyebab mobil mogok karena overheating bisa berasal dari masalah pada air radiator. Untuk menghindari overheating tersebut sebaiknya Anda memillih air radiator yang tepat dan tidak sembarangan, serta gunakan air radiator yang memang dianjurkan untuk mobil Anda.

Menjaga penampilan serta kondisi kendaraan merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh pemilik mobil. Selain untuk memberikan kenyamanan dalam berkendara, perawatan mobil juga bertujuan untuk memberikan keselamatan bagi sang pengendara. Jika perawatan mobil tidak dilakukan, maka dapat menyebabkan kerusakan pada komponen mobil. Semoga dengan informasi ini Anda bisa lebih memperhatikan perawatan mobil secara rutin dan menerapkan tips mobil di atas agar kendaraan Anda memiliki usia pakai (lifetime) yang lama.

penyebab mobil mogok diakibatkan oleh komponen yang kerap luput dari perhatian pemilik.

Mobil Mogok Mendadak Saat Digunakan, Perhatikan Hal Berikut Ini !

Pernahkah ketika Anda mengendarai mobil, lalu tiba- tiba mobil Anda mogok alias mati mendadak dan sulit di stater kembali ? Padahal sebelumnya tidak ada tanda – tanda kerusakan pada mobil Anda dan bahan bakarpun masih terisi penuh. Kali ini kami akan membahas mengenai hal tersebut, sehingga saat kejadian tersebut terjadi Anda tidak terburu – buru untuk panik.

Biasanya, beberapa penyebab mobil mogok diakibatkan oleh komponen yang kerap luput dari perhatian pemilik. Ketidakpedulian pada mobil karena tidak mengerti atau tidak paham seluk beluk mobil atau karena malas sebab ada pikiran bahwa komponen itu terjamin keawetannya.

Berikut beberapa hal yang penyebab mobil mogok.

  1. Arus Listrik ke Terminal Plus Koil Turun
    Tegangan arus listrik ke koil yang kecil menyebabkan proses pembakaran tidak akan terjadi karena pemantik api (ignition) tidak mendapatkan aliran listrik.Apabila hal ini terjadi, Anda bisa memeriksa kabel distributor dan menempelkan ke bodi mobil lalu kemudian nyalakan mesin mobil dengan starter.Perhatikan, jika terdapat percikan api, maka arus listrik masih ada. Namun, jika tidak ada percikan api, maka arus listrik tidak ada. Akibatnya, Anda harus memeriksa sambungan kabel untuk memastikan apakah ada kabel yang tidak tersambung dengan seharusnya. Jika sambungan kabel ternyata semuanya menempel pada tempatnya, bisa jadi koil atau platina mengalami kerusakan atau kotor.
  2. Overheat
    Biasanya terjadi karena mesin yang terlalu panas. Ini bisa disebabkan karena air didalam radiator yang kurang atau habis. hal ini terjadi karena lupa megisi atau radiator bocor. Jika ini terjadi, periksa beberapa komponen, seperti selang radiator dan sistem pendingin lain pada bagian mesin. Untuk lebih aman, lakukan pergantian selang secara berkala. Tunggu hingga mesin dingin, kemudian hidupkan kembali.
  3. Lampu Indikator Oli
    Periksa indikator oli, kemungkinan mobil mogok karena oli mesin yang kurang. Buka kap mesin bagian depan dan lepaskan batang oli mesin. Periksa apakah oli memang sudah terlalu kering dan perlu ditambah atau tidak.
  4. Aki Mobil Lemah
    Hal yang menyebabkan arus listrik aki melemah, diantaranya karena kabel di terminal plus atau minus aki yang kendor, alternator atau dinamo ampere yang sudah aus atau aki yang telah habis masa pakainya.Jika aki mengalami masalah, Anda dapat mendeteksinya dengan memeriksa kabel di terminal aki. Pastikan bahwa kabel tersebut terpasang dengan baik. Bila kabel terlihat kendur, maka Anda perlu mengencangkannya. Namun bila semua dalam kondisi yang  benar, berarti Anda harus mengganti aki mobil Anda.
  5. Alternator yang Aus
    Alternator adalah sebuah perangkat pada mobil yang berfungsi untuk mengisi arus listrik ke aki. Apabila alternator rusak, maka sudah dipastikan aki akan kehabisan cadangan listrik. Beberapa permasalahan yang sering terjadi pada alternatoradalah gulungan kawat tembaga putus, diode putus dan kabel berkarat.
  6. Switch Starter
    Biasanya bagian ini sering disepelekan, bagian ini sangat berperan dalam sebuah mobil. Kemungkinan terjadinya kerusakan pada alat ini memang besar. Wajar, karena switch stater paling sering digunakan saat hendak menyalakan atau mematikan mesin kendaraan.Biasanya, kabel mengalami renggang atau logam kontraktor plus minus untuk menyambungkan arus listrik sudah aus sehingga tidak tersambung. Jika Anda mengalami hal ini segera ganti.

Tetap aman dalam berkendara yah, jangan karena kelalaian sepele menyebabkan keselematan kita terancam. Rutinlah mengecek dan membawa mobil Anda ke bengkel untuk memastikan kondisi dan kelayakan mobil Anda untuk berkendara. Usahakan pula Anda menyimpan nomor telepon bengkel langganan Anda, sehingga bisa mempermudah Anda bila mendapatkan kesulitan dalam berkendara.

Bagi Anda pemilik mobil tentu sudah tak asing dengan ban serep

Serba Serbi Katrol Ban Serep

Bagi Anda pemilik mobil tentu sudah tak asing dengan ban serep alias ban cadangan yang diperuntukkan untuk mobil Anda ketika ban utama rusak atau mengalami ketidaknormalan. Ban yang bermanfaat saat ban utama rusak ini terkadang di sepelekan,padahal saat Anda berpergian dengan mobil ban ini sangat sekali bermanfaat, terutama saat Anda berada di daerah yang tidak terdapat bengkel mobil. Ban serep sendiri butuh perawatan meski tidak digunakan.

Adapun perawatan ban serep yang harus dilakukan pemilik mobil yakni dengan memeriksanya. Apakah ban tersebut terdapat benjolan atau retakan pada tapak ban. Kalau rusak sebaiknya diganti. Periksa dudukan ban serep, pemasangan jangan sampai miring dan tidak goyang. Jangan lupa pula periksa tekanan angin ban serep. Angin dalam ban serep bisa saja berkurang meski ban tidak digunakan karena angin bisa keluar lewat pori-pori ban. Jika Anda merasa tekanannya kurang segera lakukan pengisian.

Selain ban serep penting, ternyata gantungan ban serep tempat ban cadangan ini juga harus diperhatikan. Jangan sampai saat Anda benar-benar membutuhkan ban serep untuk digunakan justru terganggu karena gantungan ban serep Anda mengalami kerusakan. Yang akhirnya keberadaan ban serep Anda menjadi sia-sia karena ban serep Anda tidak bisa digunakan.

Ada beragam posisi peletakan ban serep di mobil. Ada yang ditaruh di bagasi, ada pula yang berlokasi di kolong mobil. Peletakan ban serep di luar memang bertujuan untuk meluaskan volume kabin. Tapi karena posisinya yang berada di luar, beragam potensi masalah juga bisa hadir. Contohnya ban serep yang berada di kolong mobil, debu dan kotoran tentu bisa jadi penyebab masalah. Posisinya yang berada di kolong mobil tentu membuat ban cadangan ini semakin tidak terlihat fisiknya. Tapi jika tidak pernah digunakan, ada baiknya Anda tetap melakukan pengecekan secara berkala agar terhindar dari potensi masalah saat benar-benar dibutuhkan.

Ban serep belum turun, ban serep belum pernah dipakai bukanlah hal yang bisa menjadi penilaian menjadi indikasi kondisi ban masih bagus. Sebaiknya Anda waspada, jika ban serep kolong mobil belum pernah dipakai. Mekanismenya bisa jadi berpotensi bermasalah karena berbagai sebab. Tentunya Anda tidak menginginkan hal ini terjadi.

Bayangkan saat Anda membutuhkan ban serep, mekanisme katrolnya malah macet dan ban serep tidak mau turun. Untuk itu selain merawat ban serep Anda juga harus selalu menjaga kondisi gantungan ban serep mobil Anda. Bagaimana cara merawat dan mencegah kerusakan mekanisme katrol ban serep? Simak ulasannya berikut.

Potensi dan Solusi Kerusakan Katrol Ban Serep
Posisi yang berada di kolong mobil adalah penyebab utamanya. Debu dan kotoran jadi mudah sekali hinggap karena posisinya yang berada di luar. Tidak hanya itu, cipratan air hujan di kolong kendaraan juga berpotensi mengundang karat.

Potensi kerusakan semakin besar bagi Anda yang gemar melintasi medan off-road. Lumpur bahkan bisa mengendap di area katrol dan rantai/sling, sehingga berpontensi membuat mekanismenya macet.

Masalah utama ban serep kolong adalah mekanisme katrolnya yang macet. Penyebab macet bisa beragam, yang paling umum adalah banyak karat di as katrolnya. Selain itu, macetnya katrol bisa disebabkan faktor usia komponen. Karena katrol itu selalu menopang bobot pelek dan ban serep. Lama-lama guide rail bisa bengkok dan menyebabkan rantai bergesekan dengan housing katrol.


Adapun solusi yang bisa Anda lakukan agar kondisi gantungan ban serep Anda tetap terjaga yaitu jika guide rail bengkok atau banyak karat, rantai akan bergesekan dengan housing. Akibatnya rantai akan macet dan membuat ban serep tidak bisa bergerak naik atau turun. Solusi yang direkomendasi tentu ganti baru. Tapi jika bengkoknya belum parah, masih bisa diperbaiki dengan ditekuk tang.

Hindari juga untuk memberikan oli atau gemuk pada rantai, karena justru mengundang debu menempel. Jangan pula membersihkan rantai dengan menggunakan bensin. Cat hitam pada rantai bisa mengelupas dan malah berpotensi menghadirkan karat.

Jika ingin memberi pelumasan, sebaiknya hanya terbatas pada komponen di dalam katrol saja. Misalnya pada as, gear, pinion gear, dan guide rail-nya. Sebaiknya pakai grease, agar tidak mudah mengering. Tapi jangan terlalu banyak, karena jika mengeras malah bisa membuat macet katrol.

Perawatan Berkala Katrol


Ada cara yang bisa dilakukan untuk memperpanjang usia katrol. Caranya adalah dengan melakukan perawatan dan pembersihan. Anda pun bisa melakukannya sendiri di rumah. Hal pertama adalah turunkan dulu ban serepnya. Kemudian lepas katrol dengan membuka dua buah baut pengikatnya. Setelah terlepas, lanjut dengan melepas pin pengunci menggunakan tang kecil dan cabut as katrol.

Selanjutnya buka dua buah sekrup pengikat housing katrol menggunakan obeng. Hafalkan posisi mekanismenya, agar tidak kesulitan saat merakitnya kembali. Bisa juga dengan cara difoto untuk mengingatnya. Setelah komponen terlepas, Anda bisa melakukan pembersihan komponen katrol dengan menggunakan cairan penetran atau bensin. Tapi usahakan bensin tidak mengenai komponen yang dicat, seperti rantai dan housing.

Setelah bersih, Anda bisa memberikan grease pada komponen as, gear, pinion gear, dan guide rail. Jika rantai kotor, bisa bersihkan menggunakan lap dengan bantuan air sabun. Setelah selesai, rakit kembali seluruh komponen. Pastikan rantai berada pada tonjolan yang tersedia pada gear, jika meleset rantai akan macet.

Kembali ke atas