Pembagian Grup Base Oil,Bukan Cuma Mineral dan Sintetik

Seperti telah kita ketahui bersama, oli mesin terdiri dari dua komponen utama yaitu base oil dan aditif. Secara umum base oil terbagi dalam dua jenis, yaitu mineral dan sintetik. Tapi teryata, base oil mineral dan base oil sintetik juga terbagi menjadi beberapa grup.

Hingga saat ini, American Petroleum Institute membagi base oil menjadi 5 grup. Apa saja itu?

Base Oil Grup 1

Base oil grup 1 adalah base oil pada produk oli mesin terdahulu. Proses pemurnian grup 1 bisa dibilang yang paling sederhana dengan teknik solvent-refining. Pemurnian jenis ini mampu menghilangkan struktur kimia lemah. Base oil grup 1 biasanya berwarna kuning hingga kuning kecoklatan, karena masih mengandung sulfur, nitrgoren, dan struktur ring. Base oil grup 1 biasanya mempunyai nilai viscosity index 90-105.

Base Oil Grup 2

Base oil grup 2 menggunakan teknologi pemurnian hydrotreating. Gas hidrogen dipergunakan untuk menghilangkan komponen yang tidak diinginkan pada minyak mentah. Hasil dari proses ini adalah base oil yang lebih bening dan tidak berwarna, karena kandungan sulfur, nitrgoren, dan struktur ring yang sangat rendah. Base oil grup 2 biasanya mempunyai nilai viscosity index diatas 100. Base oil grup 2 adalah yang umum digunakan pada oli mesin kendaraan bermotor.

Base Oil Grup 3

Base oil grup 3, sejatinya masih menggunakan teknologi pemurnian hydrotreating. Tapi, proses hydrotreating yang dilakukan di base oil grup 3, lebih kuat dan dilakukan pada temperatur yang lebih tinggi. Hasilnya, base oil grup 3 menjadi lebih bening dan lebih tahan oksidasi. Base oil grup 3 mempunyai nilai viscosity index diatas 120. Base oil grup 1 sampai 3, masih digolongkan oli mineral.

Baca Juga : Mengenal Klasifikasi Oli Mesin Bensin Menurut API

Base Oil Grup 4

Base oil grup 4 sudah masuk kategori sintetik karena sudah bukan dari pemurnian minyak bumi. Base oil grup 4 berjenis polyalphaolefin (PAO). Polyalphaolefin adalah bahan kimia yang dibuat 100% di pabrik, dan bukan dari proses pemurnian minyak bumi. Base oil grup 4 mempunyai nilai viscosity index jauh diatas 120. Base oil grup 4 juga punya harga yang lebih tinggi dibanding base oil grup 3, karena proses pembuatannya yang lebih kompleks.

Base Oil Grup 5

Base oil grup 5 adalah base oil lain yang tidak termasuk pada base oil grup 1 sampai grup 4. Base oil berbahan synthetic esters, polyalkylene glycols (PAG), phosphate esters masuk ke kategori base oil grup 5.