Oli Samping Motor 2 Tak, Berikut Takaran Ideal Nya

Beberapa waktu balakangan, tidak jarang terlihat motor 2-tak wara-wiri di jalan. Memang saat ini pamor motor “ngebul” ini sedang kembali naik daun. Para biker lawas yang ingin bernostalgia, sedangkan para milenial ingin merasakan sensasi berkendara dengan motor 2-tak. Tak heran bila sekarang harganya sedang melambung tinggi.

Mesin 2-tak membutuhkan oli samping yang fungsinya untuk melumasi piston, ring piston, kruk as, bearing kruk as. Oli ini ikut terbakar di ruang bakar. Itu sebabnya motor 2-tak ngebul asap dari knalpotnya. Jangan salah, knalpot ngebul dari motor 2-tak juga bisa dari oli samping yang berlebih. Lantas seberapa takaran oli samping yang pas?

Untuk motor yang masih dalam keadaan standar, bisa dilihat dari slang yang mengarah ke karburator dari tabung oli samping. Perhatikan oli yang menetes dari slang tersebut saat kondisi mesin stasioner, idealnya oli samping akan menetes setiap 10 detik. Namun bila dirasa kurang atau lebih bisa diatur ulang sesuai kebutuhan.

Baca Juga : Perbedaan Mesin 2-tak dan 4-tak Di Bagian Ini Jelas Terlihat

Sedangkan untuk motor 2-tak yang sudah menggunakan sistem campur ke tangki bensin, bisa menggunakan 25 cc oli samping untuk setiap 1 liter bensin untuk mesin standar.

Memang dalam hal menakar oli samping di motor 2-tak bisa berbeda-beda tergantung karakter oli samping yang dipakai. Namun yang perlu diperhatikan, mesin akan terasa berat dan gampang panas bila oli samping tekor atau berlebih. Bisa dilihat pada busi, bila oli samping terlalu banyak busi akan tampak basah.