nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home » Merek

Tag: Merek

Ini Alasan Mengapa Oli Beda Merek Tidak Boleh Dicampur

Ini Alasan Mengapa Oli Beda Merek Tidak Boleh Dicampur

Sumber gambar : thespruce

Apakah oli mesin berbeda merek boleh dicampur dan digunakan untuk kendaraan Anda? Hemat dalam melakukan perawatan kendaraan boleh saja dilakukan, tetapi Anda tetap harus melihat apakah dengan penghematan tersebut kendaraan Anda tetap terawat dengan baik dan dapat bekerja secara maksimal. Terkadang karena penghematan yang dilakukan oleh pemilik kendaraan malah mengakibatkan kerusakan atau gangguan pada mesin mobil dalam jangka waktu panjang. Salah satu hal yang sering menjadi kebiasaan dalam menghemat pengeluaran untuk perawatan mobil yaitu mencampur oli mesin yang berbeda merek.

Ketika pemilik kendaraan ingin menambah oli yang sudah berkurang jumlah volumenya di dalam mesin, karena melihat faktor biaya yang dikeluarkan jika menggunakan oli yang sama, ada sebagian pemilik kendaraan yang memilih oli merek dengan pertimbangan harga yang lebih murah. Padahal oli dengan merek yang berbeda, kemungkinan besar mengandung formulasi zat aditif yang berbeda pula, sehingga penggunaan oli beda merek dapat menimbulkan masalah pada mesin kendaraan Anda.

Sebenarnya oli yang berbeda merek boleh dicampur dengan syarat harus memiliki senyawa kimia yang sama, jenis yang sama dan memilki kode SAE ( Society of Automotive Engineers) yang sama juga.  . Namun Deltalube sendiri sangat tidak menyarankan Anda melakukan pencampuran oli bede merek. Untuk perawatan mesin kendaraan secara maksimal, Anda perlu menguras oli lama sampai habis, baru kemudian menggantinya dengan oli merek baru.

Dalam melakukan pengurasan oli juga tidak boleh sembarangan, karena sisa-sisa oli sebelumnya bisa saja masih tertinggal di dalam mesin. Maka dari itu sangat disarankan untuk melakukan pengurasan oli di bengkel, supaya benar-benar terkuras dengan bersih. Namun harus diingat, Anda tetap tidak boleh mencampur oli berbeda merek karena percampuran oli tersebut dapat membentuk lumpur yang membuat mesin menjadi lecet.

Selain pencampuran oli, Anda juga perlu tahu untuk merawat mobil Anda tidak boleh menggunakan oli mobil untuk oli motor,  karena perbedaan kerja mesin pada kedua kendaraan tersebut membutuhkan pelumasan oli yang berbeda. Jika motor menggunakan oli mobil yang akan terjadi adalah slip kopling dan kerja mesin terganggu.

Oleh karena itu pemahaman mengenai oli mesin harus dimengerti secara jelas, supaya tidak ada kesalahan yang menyebabkan rusaknya komponen mesin mobil, entah karena oli yang tidak cocok atau beredarnya oli palsu yang sangat berbahaya. Pastikan Anda memilih oli mesin yang tepat dan cocok untuk mendongkrak performa mesin kendaraan Anda.

Betulkah Sering Ganti Merek Oli Membuat Mesin Cepat Berkerak?

Betulkah Sering Ganti Merek Oli Membuat Mesin Cepat Berkerak?

Sumber gambar : otomania

Sebagai pecinta otomotif, apakah menurut Anda kebiasaan sering ganti merek oli dapat membuat mesin jadi cepat berkerak? Anda bisa temukan jawabannya dalam dalam artikel ini. Sebagaimana yang sudah Anda ketahui, fungsi oli mesin pada setiap kendaraan pada dasarnya sama yakni untuk melumasi seluruh komponen mesin agar tidak saling bergesekan satu sama lain. Komponen mesin yang saling bergesekan akan menyebabkan mesin jadi aus, sehingga lama kelamaan performa mesin akan menurun dan masa pakai (lifetime) kendaraan berkurang.

Fungsi oli sendiri akan berjalan baik jika oli diganti secara rutin, sebab oli memiliki batas waktu pemakaian. Jika Anda lupa ganti oli , bukan hanya kerusakan mesin yang terjadi tetapi juga penggunaan bahan bakar yang lebih boros. Hal tersebut terjadi karena mesin secara otomatis akan bekerja lebih keras akibat fungsi oli yang tidak berjalan sebagaimana mestinya, sehingga mesin membutuhkan tenaga lebih yang bersumber dari bahan bakar.

Selain dengan rutin mengganti oli mesin, perawatan mesin mobil juga dapat dilakukan dengan menghindari penggunaan oli dengan merek yang berbeda-beda. Artinya jika Anda sudah menggunakan Deltalube untuk oli mesin kendaraan Anda, sebaiknya jangan ganti merek lain. Meskipun tidak secara langsung berdampak pada performa mesin, kebiasaan menggonta-ganti merek oli mesin ternyata dapat membuat mesin cepat berkerak. Oli lama yang tertinggal di dalam mesin akan membuat mesin berkerak, sebab formulasi zat aditif dan bahan dasar yang dimiliki oleh kedua oli tersebut bisa saja berbeda.

Hal inilah yang dapat menyebabkan mesin berkerak jika sering ganti merek oli. Pada akhirnya mesin berkerak akan mengakibatkan proses lubrikasi tidak berjalan secara maksimal. Maka dari itu, jika Anda ingin mengganti merek oli pastikan Anda melakukan engine flush atau pengurasan oli terlebih dahulu, sehingga tidak ada oli lama yang tertinggal di dalam mesin. Jadi secara tidak langsung, oli berbeda merek tidak boleh dicampur karena akan mengakibatkan performa mesin jadi menurun.

Bila Anda tetap mengikuti kebiasaan mengganti oli merek dan tidak melakukan engine flush, ada kemungkinan kerak pada mesin akan semakin menebal, sehingga kerja pompa oli semakin berat dan tentunya mesin akan mengalami masalah dan membutuhkan biaya yang lebih banyak untuk perbaikan mesin kendaraan.

Oleh karena itu, perawatan mobil yang benar dapat dilakukan dengan menggunakan oli yang sesuai dengan kebutuhan mesin serta menghindari gonta-ganti merek oli. Selain mesin dapat berkerak karena formulasi yang berbeda-beda dari tiap merek, ada kemungkinan oli merek sebelumnya akan tercampur dengan oli baru dan terjadi reaksi kimia yang membuat oli tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Hal yang tidak kalah penting dalam perawatan mobil adalah untuk selalu mengganti oli secara rutin sesuai dengan jadwal penggantian yang sudah ditentukan.

Waspadai Dampak Mencampur Oli Mesin Berbeda Merek

Mesin kendaraan yang terawat baik dengan rutin mengganti oli mesin secara berkala atau menjaga volume oli mesin tetap sama tentu merupakan hal yang membuat nyaman bagi pengguna. Tapi masih ada pengguna kendaraan yang kerap mencampur oli mesin yang berbeda merek saat menambah oli mesin ketika volumenya berkurang.

Oli mesin sangat penting bagi mesin. Fungsi oli mesin ini untuk melumasi seluruh komponen di dalam mesin. Tanpa pelumasan, maka komponen mesin cepat aus dan rusak. Tetapi ketika menambahkan dengan mencampur oli mesin yang berbeda merek, bisa saja muncul masalah baru yang dapat menimbulkan kerusakan mesin.

Oli mesin merupakan gabungan hasil base oil dengan aditif. Setiap merek atau produsen oli mesin tentu memiliki jumlah kandungan formula base oil dan aditif yang berbeda. Hanya terkadang indikasi tidak dicantumkan dalam setiap kemasan pelumas.

Apabila oli mesin dicampur dengan merek yang berbeda, tentunya ada perbedaan kimia pada oli mesin yang berpotensi menimbulkan reaksi yang tidak diketahui secara spesifik. Ketidakcocokan dua oli mesin ini adalah permasalahan kimia yang dapat merusak.

Mencampur oli mesin berbeda jenis dan viskositas dapat mengubah keseimbangan kimia asli dari oli mesin dan dapat menghasilkan produk atau zat yang tidak sesuai untuk aplikasi tertentu.

Baca Juga : Efek Oli Dicampur Minyak Goreng

Masalah paling umum yang muncul dari ketidakcocokan kimia oli mesin adalah menghasilkan pembentukan zat padat yang berbahaya akibat reaksi komponen asam dalam satu oli mesin dengan kandungan dasar yang lain.

Risiko paling parah karena mencampur oli mesin ini adalah mesin macet atau komponen tidak bisa bergerak. Hasil reaksi kimia oli mesin bisa membentuk lumpur yang membuat komponen mesin lecet. Jadi, langkah terbaik ketika ingin menambahkan oli mesin (top up) adalah menggunakan jenis, viskositas dan spesifikasi oli mesin dari pabrikan oli yang sama.

Kembali ke atas