nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home » Mendeteksi

Tag: Mendeteksi

mendeteksi kerusakan yang terjadi pada mobil

Mendeteksi Kerusakan pada Kopling Mobil Anda

Anda memiliki mobil namun kurang memahami tentang mesin mobil ? Jangan khawatir, pada dasarnya Anda bisa kok mendeteksi kerusakan yang terjadi pada mobil. Misalnya Mendeteksi Kerusakan pada Kopling Mobil Anda. Kopling mobil juga memiliki tanda-tanda kerusakan, pentingnya Anda mengenali kerusakan kopling yaitu untuk keselamatan dan kenyamanan saat berkendara. Jika Anda telah mengetahui kerusakan apa yang terjadi pada mobil, tentunya kita lebih mudah untuk mengantisipasinya. Misalnya kopling mobil mengindikasikan selip maka Anda sebaiknya menghindari jalan yang menanjak. Jika kopling mengindikasikan habis maka Anda dapat mengantisipasinya dengan cara segera melakukan penggantian kampas kopling atau menghindari perjalanan jauh.

Berikut ini gejala kerusakan pada kopling mobil :

1. BUNYI SAAT GIGI TRANSMISI DIPINDAHKAN
Jika menemukan bunyi seperti ini, umumnya masalah terjadi pada pelat kopling aus, atau pelat yang tidak kembali sempurna, Gigi transmisi akan sulit dipindah, kalaupun bisa maka akan muncul suara kasar dari mobil Anda. Jika merasakan atau menemukan gejala seperti itu, sebaiknya segera periksakan kendaraan Anda ke bengkel.

2. GETARAN KASAR
Ini terjadi saat komponen kopling tidak berhubungan secara halus, dan mobil seolah bergetar. Penyebabnya bisa dari plat kopling, flywheel yang tidak rata.

3. SLIP KOPLING
Kondisi ini terjadi karena terjadi keausan pada permukaan pelat kopling. Selain itu bisa juga karena terkena gemuk atau minyak, sehingga koefisien gesek plat menurun. Kondisi ini memungkinkan kopling tidak sempurna memindahkan tenaga dari mesin. Jika ini tejadi membuat mobil tidak bisa melaju dengan cepat dan akan menyebabkan boros bahan bakar.

4. KAMPAS KOPLING HABIS
Kampas koping habis tandanya hampir sama dengan kopling slip yaitu akselerasi yang kurang dan kendaraan yang tidak kuat ditanjakan. Akan tetapi ada tanda tanda lain yang mengindikasikan bahwa kopling mobil Anda memerlukan penggantian diantaranya seperti pedal kopling terasa tinggi, pedal kopling terasa berat, dan mesin mobil tidak mati ketika kopling dilepas secara tiba tiba.

Itulah beberapa hal yang bisa Anda deteksi untuk mengetahui apakah kopling mobil Anda bermasalah atau tidak, jangan menyepelekan hal – hal kecil yang terjadi pada mobil Anda. Ketahui sejak dini kondisinya, agar kenyamanan dan keamanan dalam berkendara tetap terjaga. Bila Anda merasa kurang yakin, segeralah cek mobil Anda ke bengkel terdekat. Semoga setelah membaca artikel ini, Anda lebih bisa memahami kondisi mobil Anda ya.

Mendeteksi Kerusakan Pada ECU Mobil

ECU atau engine control unit memiliki peranan penting dalam sistem kerja komponen pada mobil modern. Bila perangkat atau modul ini rusak, banyak pengaturan kinerja komponen mesin yang bisa terganggu. Artinya secara keseluruhan performa mobil, sangat bergantung pada kondisi ECU.

Lebih detail lagi, kerap disebut ECM atau engine control module, ECU merupakan rangkaian perangkat keras dan lunak serta sistem elektronik yang bertugas mengatur mobil menggunakan berbagai jenis sensor. Bentuk ECU beragam, tapi umumnya berbentuk kotak dan ditempatkan di area dasbor mobil.

ECU ini digunakan pada mobil injeksi. Beberapa komponen utama pada ECU antara lain A/D converter, input sirkuit, mikrokomputer, ROM, dan CPU.  ECU pun melakukan beberapa tugas seperti mendeteksi kerusakan beberapa komponen mobil lalu menunjukkannya lewat lampu indikator di dasbor.

Selain itu, ECU mengontrol putaran mesin saat stasioner, mengatur campuran bahan bakar dengan udara di dalam ruang bakar mesin, mengatur pengapian untuk langkah pembakaran, dan mengatur kerja AC.  Lalu jika ECU mobil rusak, apa gejalanya?

Baca Juga : Pahami Fungsi ECU Pada Mesin Injeksi

Ada beberapa gejala kerusakan ECU mobil yang biasa terjadi. Seperti mesin susah menyala walau sudah distart berkali-kali. Jika kondisi kerusakan sudah parah, mesin sama sekali tidak mau dinyalakan.

Lalu bahan bakar lebih boros walaupun jarak tempuh tak terlalu jauh dan mesin tersendat saat melaju atau mogok, tenaga mesin mobil kian berkurang dan terasa berat berakselerasi. Hal ini disebabkan ECU tidak lagi dapat menentukan rasio campuran bahan bakar udara dengan tepat supaya mesin bekerja optimal. Biasanya yang terjadi, bahan bakar yang dimasukkan ke ruang bakar lebih banyak dari seharusnya. Indikasi lainnya adalah lampu indikator check engine di dasbor terus menyala.

Apabila gejala itu sudah muncul, maka perlu melakukan inspeksi lebih lanjut di bengkel. Sekaligus memastikan letak titik kerusakannya. Untuk mengetahui letak kerusakan ECU mobil secara menyeluruh, perlu pengecekan fisik dan pemeriksaan komponen internal dengan multitester.

Tips Mendeteksi Kerusakan Kopling Mobil

Kopling adalah salah satu komponen pemindah tenaga mesin untuk disalurkan ke transmisi. Betapa bisa dibayangkan pentingnya kopling mobil untuk selalu berfungsi secara maksimal. Karena jika kopling mobil bermasalah, tenaga mesin yang disalurkan pun tidak optimal. Laju mobil pun bisa terkendala.

Ada beberapa indikasi yang bisa diketahui ketika kopling mobil bermasalah. Dengan mengetahui beberapa indikasi ini, pengguna mobil bisa menghindari potensi kerusakan yang parah pada kopling mobil.

Menginja pedal kopling lebih keras

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh clutch cover yang sudah memiliki masa pakai lama. Sehingga menyebabkan per penekan plat kopling tidak memberikan daya pegas yang maksimal saat membalikkan tekanan yang diberikan saat pedal kopling diinjak.  Jika sudah begini, salah satu cara solusi yang bisa ditempuh adalah mengganti komponen kopling. Sehingga kopling terasa normal kembali.

Muncul getaran saat mengangkat pedal kopling

Ada saatnya kampas kopling bersentuhan dengan flywheel dan terjadi gesekan. Dalam jangka waktu yang lama, gesekan tersebut bisa mengakibatkan kampas kopling aus dan flywheel tidak merata sehingga menyebabkan impresi berkendara bergetar saat kopling hendak dilepas.

Tentu hal ini sangat tidak nyaman dirasakan pengemudi dan penumpang terlebih di kondisi jalan stop ang go. Untuk menghilangkan gejala ini pun cukup mudah, hanya dengan mengganti flywheel, getaran pun hilang.

Baca Juga : Transmisi Kopling Ganda Dengan Kelebihan Ganda

Akselerasi menurun

Kampas kopling yang tipis menyebabkan tenaga yang dihasilkan mesin tidak dapat disalurkan secara instan ke roda. Gejalanya hanya putaran mesin yang meninggi, tapi selaras dengan kenaikan laju kendaraan.

Gejala ini pun menyebabkan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. Pengemudi berpotensi menginjak pedal gas lebih dalam untuk mendapatkan kecepatan yang diinginkan. Setelah melakukan penggantian kampas kopling, masalah ini bisa selesai dan akselerasi mobil normal kembali.

Cara Mendeteksi Kerusakan Turbocharger Mobil

Saat ini, makin banyak mesin mobil yang sudah menggunakan turbo. Penggunaan turbo pada mesin mobil, memang memberikan banyak manfaat, seperti peningkatan tenaga mesin, efisiensi bahan bakar, bahkan untuk mereduksi emisi. Tapi Bro Deltalube jangan lalai dengan komponen turbo ini ya. Karena seperti komponen lainnya, turbo juga bisa rusak. Untuk tahu Cara Mendeteksi Kerusakan Turbocharger Mobil, simak artikel ini selengkapnya.

Asap Tebal dari Knalpot

Jika knalpot mobil mengeluarkan asap putih kebiruan saat mesin berputar pada rpm tinggi, kita perlu curiga. Kepulan asap tebal itu bisa disebabkan oleh oli yang melumasi komponen turbo bocor, sehingga oli mesin masuk ke dalam ruang bakar. Perlu diketahui sebelumnya, oli mesin juga ikut bersirkulasi dalam turbo untuk melumasi komponen berputar dan sebagai sistem pendinginan komponen turbo.

Terdapat komponen berupa ring pada as kipas yang berfungsi untuk menahan kebocoran oli, umumnya berbentuk seperti ring piston. Jika ring ini sudah aus atau bahkan patah, oli akan bocor dan mengalir menuju intake manifold bersama udara, dan itu terbakar di ruang bakar. Hasilnya adalah asap putih mengepul yang keluar dari knalpot. Jika pada mesin diesel, asap putih itu muncul bersamaan dengan asap hitam khas mesin diesel.

Bunyi Kasar dari Turbo

Untuk mendeteksi bunyi ini, kalian harus membuka kap mesin untuk memeriksa bunyi itu langsung dari unit turbonya. Jika Anda mendengarkan bunyi “krik” seperti bunyi kontak antar metal, bisa jadi pertanda kalau bushing atau bearing turbo sudah rusak.

Karena komponen itu sudah rusak, maka putaran turbin menjadi bergoyang sehingga bergesekan dengan housing atau corongnya. Jika dibiarkan, putaran kedua kipas yang bergoyang akan menimbulkan getaran yang lama-kelamaan akan membuat as kipas patah dan membuat kerusakan lebih besar pada komponen turbo.

Baca Juga : Ketahui Hal Ini Ketika Mengendarai Mobil Turbo

Bunyi Siulan Turbo yang Terlalu Keras

Ketika turbo berfungsi, akan terdengar suara seperti siulan yang semakin kencang seiring tingginya putaran mesin. Tapi harus waspada jika suara siulan terdengar tidak wajar atau terlalu keras. Sebaiknya ketika mobil Anda masih dalam kondisi baru perhatikan suara turbonya, jadi kita mempunyai patokan ketika suaranya sudah terdengar terlalu keras.

Suara siulan yang terlalu keras disebabkan oleh bilah kipas yang bengkok sehinggga membuat tabrakan udara yang tidak seharusnya. Jika dibiarkan, bilah bengkok ini bisa mengakibatkan getaran saat kipas berputar yang bisa mengakibatkan bushing atau bearing di cartridge rusak.

Untuk mencegah hal itu terjadi, cara termudahnya adalah dengan menggunakan oli mesin sesuai rekomendasi pabrikan. Biasanya mesin dengan turbo, membutuhkan oli khusus yang berspesifikasi untuk mesin turbo.

Untuk kendaraan diesel, bisa pakai Deltalube Daily 757 Premium Diesel Oil SAE 15W-40 API CI-4 yang sangat cocok dipergunakan untuk mesin diesel modern dengan commonrail, turbo dengan exhaust gas recirculation (EGR). Selain itu, Deltalube Daily 757 Premium Diesel Oil SAE 15W-40 API CI-4 juga sangat cocok dengan mesin yang menggunakan bahan bakar rendah sulfur.

Kembali ke atas