Ketahui Cara Menderek Mobil Matik

Timbulnya masalah pada mesin mobil dapat mengakibatkan mogok di jalan dan perlu diderek untuk bisa sampai ke bengkel terdekat. Hal ini dapat membuat sebagian pemilik mobil menjadi panik, terutama bagi yang memiliki mobil matik yang sistem transmisinya berbeda dengan mobil manual.

Mobil matik ini mempunyai perlakuan berbeda ketika mogok dan harus diderek. Jika diperlakukan dengan sembarangan, dapat merusak sistem transmisi mobil. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika menderek mobil matik, seperti:

Pastikan tuas transmisi

Pastikan tuas transmisi mobil dalam posisi netral dan gunakan shift lock bila perlu ketika ingin menderek mobil atau mendorong mobil. Sehingga tetap bisa mencabut kunci mobil atau mematikan sistem kelistrikan mobil.

Hindari melakukan start dorong mobil

Bagi para mobil manual yang mogok karena kehabisan daya aki, bisa saja melakukan start mesin dengan mendorong dorong mobil dengan posisi transmisi ke-2. Tapi sayangnya hal itu tidak bisa dilakukan untuk mobil matik. Walaupun tertera tulisan 1, 2, dan 3 pada transmisi matik, tetap saja pengoperasiannya butuh tekanan oli. Jadi hindari melakukan start dorong mobil matik karena selain tidak ada gunanya juga berpotensi merusak transmisi matik.

Baca Juga : Risiko Kerusakan Akibat Mobil Sering Kehabisan Bahan Bakar

Pilih jenis mobil derek

Kini mobil derek dengan mengangkut mobil di atasnya semakin banyak populasinya. Oleh karena itu manfaatkanlah mobil derek dengan jenis ini. Mobil derek dengan jenis ini membuat ban mobil tidak bergerak sehingga aman untuk mobil matik.

Perhatikan penggerak roda mobil

Jika yang tersedia hanya mobil derek tarik, perlu diperhatikan penggerak roda mobil. Jika mobil menggunakan penggerak roda depan, angkat bagian depan mobil. Sebaliknya, mobil dengan penggerak roda belakang maka roda belakang yang diangkat. Cara ini digunakan untuk mencegah putaran berlebihan pada transmisi yang tentunya dapat membuat rusak atau aus transmisi.