nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home » mendengar

Tag: mendengar

Pernahkah Anda mendengar tentang CVT Pada Kendaraan ?

Serba – Serbi CVT

Pernahkah Anda mendengar tentang CVT ? CVT sendiri adalah Singkatan dari Continous Variable Transmission yang merupakan sistem transmisi tanpa gigi perseneling layaknya mobil dengan transmisi manual (M/T) atau mobil transmisi matic (A/T) konvensional. Salah satu kelebihan CVT, transmisi tersebut menghadirkan kenyamanan yang lebih, karena pengendara tidak akan merasakan entakkan dari perpindahan gigi yang biasa dialami oleh transmisi otomatis konvensional.

Mengapa bisa demikian? Pasalnya transmisi CVT mengandalkan dua pulley untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke roda, yaitu pulley penggerak dan pulley yang digerakkan. langsung terhubung dengan belt (sabuk yang terbuat dari serat baja).

Cara kerja dari CVT atau Continuous Variable Transmision ini mengandalkan gaya sentrifugal pada pulley depan. Sedangkan pada pulley belakang mengandalkan gaya pegas. Jika dilihat secara seksama maka pulley tersebut terdiri dari dua buah pulley (satu pulley tetap dan satu pulley bergerak) yang saling mengerucut.

Pada pulley depan (yang berhubungan dengan putaran mesin) terdapat beberapa roller yang berfungsi sebagai pemberat. Ketika putaran rendah maka pulley depan akan memiliki ukuran besar dan pulley belakang mengecil. Namun ketika putaran tinggi, maka pada pulley depan terdapat gaya sentrifugal sehingga pulley bergerak akan menjauhi pulley tetap yang mengakibatkan lingkarannya mengecil. Sedangkan pada pulley belakang akan membesar akibat gaya pegas.

Besar kecilnya pulley tersebut tidak bisa ditentukan tergantung dari putaran mesin itu sendiri. Jadi CVT memiliki tingkat kecepatan yang tak terbatas. Pengoperasianya pun jauh lebih halus. Meski demikian, sehubungan dengan masalah akselerasi, transmini manual tentu lebih unggul. Demikianlah cara kerja dari CVT yang diterapkan pada motor atau mobil matik Anda.

Kelebihan Transmisi Jenis CVT

  1. Transmisi mobil model CVT ini memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh transmisi lain dalam hal perpindahan gigi. Model CVT ini sangat halus sekali dan tidak terasa efek mengentak atau perpindahan gigi layaknya transmisi manual atau pun matik model lawas.
  2. Penggunaannya sangat mudah. Anda cukup memainkan pedal gas dan kopling saja tanpa harus repot mengubah gigi perseneling.
  3. Efisiensi penggunaan bahan bakar akan lebih meningkat, mengingat RPM mobil dengan transmisi CVT jauh lebih stabil bila dibandingkan dengan yang non CVT. Berbeda dengan mobil manual atau matik lawas yang ketika memindahkan gigi, RPM akan menurun drastis sehingga kita perlu menginjak gas lebih dalam lagi. Karena hal ini jugalah kenapa pada mobil hybrid banyak yang mengaplikasikan model transmisi yang satu ini guna membuat konsumsi bahan bakar lebih hemat.
  4. Engine brake dari transmisi mampu bekerja dengan sangat baik, dengan begitu Anda tidak perlu terlalu sering menginjak pedal rem sehingga komponen rem tidak mudah overheat dan rusak.

 

Kekurangan Transmisi Mobil Jenis CVT

  1. Transmisi model ini memiliki kekurangan yang paling menonjol yakni tingkat akselerasi tidak sebaik dan sebagus mobil transmisi manual. Sangat jelas bahwa mobil dengan teknologi ini hanya dikhususkan untuk pengendara yang berkendara eco driving dan tidak ugal-ugalan dalam menggunakannya.
  2. Mobil dengan transmisi CVT bila mengalami kerusakan, maka biaya perbaikannya juga akan jauh lebih mahal dibandingkan mobil bertransmisi matik maupun konvensional karena teknologinya tentu jauh lebih rumit.

 

Setelah mengetahui hal-hal diatas, semoga Anda lebih memahami lagi apa itu tranmisi CVT sehingga Anda dapat memilih mobil jenis transmisi apa yang akan Anda gunakan nantinya.

Mungkin dari Anda akan berpikir ketika mendengar ganti oli dan kuras oli ?

Apa Beda Ganti Oli dan Kuras Oli ?

Mungkin sebagian dari Anda akan berpikir ketika mendengar kata ganti oli dan kuras oli adalah hal yang sama. Mengganti oli pada kendaraan Anda dengan yang baru. Tapi nyatanya antara dua istilah itu berbeda, masing-masing memiliki pengertian yang berbeda. Pada kesempatan ini, Kita akan membahas tentang apa beda ganti oli dengan kuras oli itu sebenarnya.

Oli mempunyai peranan penting dalam menjaga kinerja mesin. Karena itu setiap kendaraan sudah menempuh jarak kilometer tertentu, oli mesin wajib diganti. Tujuannya tak lain untuk menjaga performa kendaraan Anda tetap terjaga.

Oli mengalami kerusakan termal karena suhu operasional yang tinggi. Ketika ini terjadi, oli menjadi kurang efektif sebagai pelumas. Dan tanpa pelumas yang baik atau tepat maka bagian dari mesin saling bergesekan dan membuat aus. Oli juga mengandung aditif yang memiliki kemampuan untuk menetralisir asam. Seiring waktu, aditif ini fungsinya habis dan menjadi tidak efektif.

Akhirnya, oli dapat menyerap air, debu dan produk sampingan pembakaran dan juga menahan mereka dalam suspensi. Akhirnya, oli akan jenuh dengan hal ini dan tidak dapat menyerap lagi. Lalu hal itu tetap berada di mesin dan dapat menyebabkan korosi.

Ada dua istilah yang mungkin sering Anda dengar, yaitu mengganti oli dan menguras oli mesin mobil Anda. Mungkin bagi Anda yang tak memahami mengenai otomotif itu adalah hal yang sama, yaitu mengganti oli dengan yang baru. Namun ternyata kedua hal tersebut berbeda. Pada proses ganti oli, ternyata oli lama hanya dibuang dengan cara membuka baut di karter gearbox. Jumlah oli yang terbuang juga hanya sekitar 3-4 liter. Biasanya pergantian oli disarankan dilakukan setiap kendaraan menempuh 10.000 kilometer.

Selain itu, kebiasaan menyemprot ruang mesin dengan angin bertekanan tinggi sebaiknya dihindari. Sebab bagian internal mesin seperti karet-karet sil akan cepat rusak karena mengembang ketika mendapat tekanan angin, dimana angin tersebut mengandung air.

Perbedaannya dengan kuras oli adalah jumlah oli yang terbuang bisa lebih banyak dari ganti oli, bahkan bisa mencapai 10-12 liter. Sebab, oli yang berada di dalam converter juga ikut dibuang. Usahakan menguras oli dilakukan setiap kendaraan menempuh 50.000 kilometer. Tujuannya agar kotoran yang ada di dalam converter bisa dibersihkan sehingga ketahanan mesin terjaga. Karena dengan menguras oli converter juga akan diangkat sehingga kotoran yang ada pada converter juga bisa dibersihkan. Pergantian oli dengan di kuras adalah pergantian dimana seluruh oli yang lama atau bekas diganti total tanpa tersisa sedikitpun di dalam mesin mobil Anda.

Untuk itu jangan sampai oli Anda menyebabkan mesin menjadi rusak meski rutin diganti. Karena menguras oli memberikan efek yang baik juga bagi mobil Anda, sehingga sisa-sisa debu dan kotoran dapat benar-benar hilang dari mesin mobil Anda. Sehingga kinerja oli dapat maksimal karena tidak memiliki gangguan apapun saat digunakan.

Bagaimana sudah tahukah Anda perbedaan antara ganti oli dengan kuras oli ? Gantilah dan kuras oli kendaraan Anda dengan rutin untuk tetap menjaga kualitas mesin kendaraan Anda. Jangan sampai tertukar dengan kedua istilah tersebut yah. Jangan lupa gunakan pula oli mesin yang cocok dengan mobil Anda, sehingga mobil Anda tetap terawatt dan terjaga kenyamanannya.

Kembali ke atas