nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home » Memakai

Tag: Memakai

Sebaiknya Memakai Oktan Booster Atau Bbm Beroktan Tinggi ?

Sebaiknya Memakai Oktan Booster Atau Bbm Beroktan Tinggi ?

Apakah di antara Anda ada yang pernah mendengar istilah oktan booster? Apa sebenarnya oktan booster itu? Oktan booster berfungsi untuk mengembalikan kondisi bensin seperti sediakala dan menetralisir kandungan pencemaran yang efeknya membuat pembakaran di mesin jauh lebih sempurna. Otomatis tarikan kendaraan akan lebih maksimal.

Bahan bakar pertamax yang memiliki oktan tinggi memang memiliki harga lebih mahal dibanding dengan jenis premium yang memiliki nilai oktan lebih rendah. Alih-alih menyiasati agar lebih hemat dan meningkatkan nilai oktan bensin agar bisa lebih tinggi, banyak pengendara yang menggunakan oktan booster dengan harapan kendaraannya bisa lebih gesit karena pembakaranya lebih sempurna meski menggunakan bahan bakar premium.

Namun menaikkan angka oktan bahan bakar tidak semudah yang dibayangkan, karena Anda membutuhkan riset panjang dan juga dana yang tidak sedikit. Anda harus memiliki takaran yang pas, sehingga oktan yang dihasilkan sesuai. Oktan booster merupakan zat aditif yang ditambahkan pada bahan bakar untuk meningkatkan angka oktan sehingga bahan bakar diharapkan menjadi lebih baik. Tapi bila Anda membuat nilai oktan terlalu tinggi, justru hal ini akan menyebabkan mesin melepaskan panas yang berlebih karena ledakan kompresi dalam ruang pembakaran meningkat. Mesin yang seharusnya menahan kompresi rendah harus dipaksa membakar bensin dengan  angka oktan tinggi. Hasilnya sudah jelas, mesin mobil akan cepat rusak.

Sejauh ini jika diperhatikan cukup banyak oktan booster yang dijual bebas di pasaran. Ada yang berbentuk tablet dan cair. Padahal penggunaan oktan booster sendiri harus berhati-hati sebab tidak sedikit efek samping penggunaan zat adiktif ini yang pada akhirnya bisa mengurangi usia pakai mesin kendaraan.

Efek penggunaan oktan booster memang tidak muncul secara instan. Biasanya masalah akan muncul setelah beberapa waktu. Gejalanya seperti mesin yang tersendat-sendat, tarikan mulai terasa berat, bensin lebih boros, hingga munculnya aroma tidak sedap dari knalpot. Akhirnya mobil sering keluar masuk bengkel untuk membersihkan jelaga yang mengotori ruang bakar mesin. Sedangkan resiko yang merugikan juga mengancam katalitik konverter atau komponen penyaring gas buang kendaraan karena lama kelamaan keduanya akan rusak dan pada akhirnya tidak bekerja dengan sempurna menyaring emisi gas buang kendaraan.

Mungkin banyak pengguna oktan booster berdalih pada penghematan dalam penggunaan bahan bakar. Namun kalau Anda mau menghitung-hitung sebenarnya perbedaan antara penggunaan bahan bakar oktan rendah plus oktan booster dengan bahan bakar oktan tinggi tidak terlalu jauh. Semua kembali lagi kepada Anda, karena sebagai pengguna Anda lebih mengetahui apa yang terbaik untuk Anda dan kendaraan Anda.

Efek Memakai Oli Diesel Ke Mesin Bensin

Efek Memakai Oli Diesel Ke Mesin Bensin

oli diesel digunakan untuk mesin bensin?

Oli atau pelumas memiliki peran penting pada sebuah kendaraan untuk bekerja dengan baik. Kendaraan tanpa oli akan menyebabkan kerusakan yang fatal. Karena tugas mesin menjadi semakin berat dan tidak akan maksimal. Minimnya pengetahuan mengenai oli yang tepat bagi kendaraannya membuat pemilik terjebak memilih oli yang tidak tepat. Selain kekentalan, oli juga dibuat khusus untuk tipe mesin tertentu. terkadang ada pengguna mobil salah memilih oli yang digunakan. Padahal bukan hanya tingkat kekentalan, oli juga dibagi menjadi tiga kategori, yakni oli khusus mesin bensin, oli diesel, dan yang bisa digunakan untuk keduanya.

Lalu bagaimana bila oli mesin yang digunakan tertukar, seperti oli mesin khusus mesin diesel digunakan untuk mesin bensin? Ya tentu saja akan memiliki efek pada mesin mobil Anda. Apalagi penggunaan dengan jangka yang panjang.

Baca juga : tips merawat mobil diesel dengan mudah dan tepat

Kalau misalnya oli  mesin untuk mesin diesel digunakan ke mesin bensin, dan oli mesin itu bukan multi fungsi ini akan berbahaya. Keraknya lebih tinggi yang akhirnya meninggalkan sisa kerak pada mesin mobil Anda. Dan tentu saja kerak pada mesin mobil ini akan mengakibatkan mesin tidak bisa bekerja dengan maksimal dan cepat rusak. Penggunaan sebaliknya lebih parah lagi. Karena kandungan pada solar sulfur lebih tinggi. Tipikal kerja oli mesin itu berbeda. Efeknya itu bisa terjadi diterjensi. Untuk mencegah kesalahan itu bisa pakai oli mesin yang bisa digunakan di kedua mesin.

Kerak mampu menahan proses pelepasan panas piston mesin. Kerak juga menghalangi pelumas melakukan proses pendinginan pada piston. Akibat terburuknya piston memuai dan kemudian menyebabkan mesin berhenti bekerja.

Mobil dengan mesin bensin memiliki karakter mesin mobil dengan putaran tinggi, jika memakai pelumas diesel yang karakternya untuk putaran rendah, start-up terasa berat dan tidak bertenaga, apalagi jika digunakan di mobil non-matic akan berpotensi selip kopling. Hal tersebut tentu berhubungan dengan viskositas oli mesin diesel yang cenderung kental. Efeknya hambatan mesin lebih berat sehingga konsumsi bensin boros dan emisi gas buang juga tinggi, namun kalau sama keencerannya tentu tidak. Jika memakai oli mesin diesel, grafiknya seperti gergaji karena putaran mesin berat, sehingga pada saat meng-gas mobil pun harus secara urut.

Menggunakan oli diesel pada kendaraan yang dirancang untuk oli mesin bensin dikhawatirkan akan timbul gel dan menimbulkan keausan dalam jangka panjang karena Kandungan TBN di diesel 10-12, chemicalnya umumnya Ca (calsium) atau Mg (magnesium), biasanya Ca di diesel 3.500–4.000 ppm, sedangkan pelumas mobil 1.500–2.000 ppm.

Apabila oli diesel tersebut digunakan di mobil terus-menerus (lebih dari 1.000 Km), maka kelebihan logam Ca/Mg akan mengendap akibat oksidasi menjadi CaSO4/MgSO4, endapan ini akan bersirkulasi dengan oli mesin dan akan menempel di filter oli atau masuk ke celah-celah komponen, dan lambat laun akan membentuk gel. Jika itu dibiarkan maka akan terbentuk boundary lubricant dan mengakibatkan keausan.

Namun bila berbicara dalam situasi darurat, contoh di daerah yang tidak memiliki stok oli mesin bensin, bisa memakai sementara oli mesin diesel dengan catatan yang memiliki spesifikasi bensin juga atau multifungsi. Contohnya dengan kode CI4/SL, SL itu menandakan kandungan bensin, tapi memang sangat rendah karena spesifikasi tinggi bensin itu kodenya SN. Intinya bila terpaksa gunakan yang memiliki spesifikasi bensin, tapi hanya untuk sementara saja. Setelah tersedia bengkel, segeralah ganti oli mesin dengan oli mesin yang sesuai dengan kendaraan Anda.

Alangkah baiknya Anda mengetahui spesifikasi dan syarat oli mesin yang digunakan untuk mesin mobil Anda. Jangan asal pilih. Semua informasi yang disarankan pabrikan terdapat di buku pemilik. Jangan sampai ketidaktahuan menjadikan Anda membayar mahal pada kendaraan kesayangan Anda. Gunakanlah oli mesin terbaik yang sesuai dengan jenis mobil Anda.

Kembali ke atas