Tips Memilih Body Kit Mobil

Penggunaan body kit diyakini dapat meningkatkan penampilan mobil. Makanya cukup banyak penggemar otomotif memilihnya untuk memodifikasi tampilan kendaraannya. Belakangan ini beragam body kit ditawarkan dalam berbagai jenis material pembentuknya. Lantas bagaimana memilihnya? Simak ulasannya.

Body kit dengan bahan material fiberglass populer sebagai FRP. Bahan ini tergolong memiliki harga relatif terjangkau tapi dari segi keamanan dan daya tahan tergolong kurang. Bahan tersebut mudah mengalami kerusakan jika terkena benturan meski hanya benturan ringan.

Semetara body kit bahan plastik umumnya memiliki pori-pori sehingga daya tahan cat lebih kuat dan awet, itu menjadi salah satu kelebihannya. Body kit berbahan plastik juga tidak mudah pecah tapi hanya penyok ketika terjadi benturan. Hal ini juga menjadi kekurangannya karena jika sudah penyok, cukup sulit memperbaikinya.

Sedangkan body kit bahan ABS masih dalam kategori plastik. Harga body kit ABS relatif mahal tapi kualitasnya lebih baik dari FRP. Plastik ABS lebih fleksibel dibanding fiberglass sehingga apabila tertabrak atau menabrak dengan impak tidak terlalu kuat, masih aman.

Baca juga : Cara Merawat Body Mobil Agar Cat Tidak Mudah Pudar

Selain bahan fiber dan plastik, ada juga body kit berbahan duraflex. Material duraflex tentu memiliki perbedaan dibanding yang berbahan plastik dan fiber biasa. Duraflex lebih tahan temperatur tinggi, termasuk panas dari knalpot sehingga tidak mudah meleleh, patah, atau retak.

Bobot duraflex juga lebih ringan dan lentur. Selain itu keunggulan lainnya adalah mudah diperbaiki jika mengalami kerusakan dan juga harga relatif lebih terjangkau jika dibandingkan body kit berbahan fiber elastis.

Body kit karbon yang bisa dibilang jarang digunakan karena harganya yang termahal. Sehingga material ini hanya dimiliki sedikit penggemar modifikasi di mobilnya. Material karbon tidak hanya memiliki keunggulan dari segi kekuatan, tapi juga bobot yang jauh lebih ringan dari material lainnya. Bobot yang ringan tentunya dapat memengaruhi performa kendaraan.