Penyebab Asap Mesin Diesel Disebut Tinta Cumi-cumi

Rasanya sudah lumrah melihat pemandangan mobil diesel di jalan raya mengeluarkan asap hitam pekat dari knalpotnya. Melihat kondisi seperti itu, sebagian besar orang kerap berburuk sangka bahwa asap mobil bensin lebih baik dari pada mobil bermesin diesel. Siapa sangka mesin diesel yang dicap buruk itu menghasilkan unsur nitrogen oksida (NOx) lebih rendah ketimbang mesin bensin.

Mesin bensin yang tampak lebih bersih karena tidak terlihat polutan yang dikandungnya, padahal lebih mematikan. Asap mesin bensin membawa karbon monoksida, hidrokarbon yang lebih pekat dibandingkan gas buang mesin diesel.

Lantas, apa yang membuat asap mobil diesel bisa berwarna hitam ya?

Mesin diesel menghasilkan asap berwarna hitam disebabkan dari kandungan sulfur yang ada pada bahan bakar diesel atau solar. Sulfur merupakan residu pada yang akan mengasilkan asap berwarna hitam ketika dibakar. Karena residu sulfur yang terbakar dalam jumlah banyak, maka jelaga yang keluar pun berwarna hitam pekat.

Sejatinya knalpot mesin diesel tidak mengeluarkan asap hitam. Bila sampai hitam pekat bak tinta cumi-cumi, bisa jadi sulfur yang masuk ke ruang bakar terlalu banyak. Tentunya perawatan maksimal adalah Langkah yang tepat agar mobil diesel Anda tidak ngebul. Bukan cuma menghindari predikat cumi-cumi, mobil Anda juga lebih awet berkat mesin bekerja sempurna.

Baca juga : Dua Filter yang Wajib Diperhatikan di Mesin Diesel

Perawatan filter yang ada di mesin diesel menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Namun tak kalah penting adalah pemakaian oli mesin diesel yang berkualitas. Deltalube Daily 757 Premium Diesel Oil SAE 15W-40 API CI-4 dirasa sangat cocok untuk mesin diesel modern yang sudah mengaplikasi commonrail dan turbo. Terlebih dengan mesin yang menggunakan bahan bakar rendah sulfur.