Knalpot Kendaraan Anda Mengeluarkan Asap Hitam, Apa Artinya?

Knalpot Kendaraan Anda Mengeluarkan Asap Hitam, Apa Artinya?

Sumber gambar : arvandplak

Apakah asap motor atau mobil Anda pernah mengeluarkan asap hitam?

Jika ya, mungkin inilah beberapa hal yang menyebabkan knalpot Anda mengeluarkan asap hitam tersebut.

Asap yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor merupakan hal yang wajar. Asap tersebut merupakan residu dari proses pembakaran pada mesin motor. Namun akan sangat mengkhawatirkan apabila mesin tersebut mulai mengeluarkan asap berwarna hitam.

Residu yang dikeluarkan oleh mesin motor atau mobil pada umumnya merupakan karbon monoksida yang lebih ramah lingkungan ketimbang residu kendaraan yang sudah berubah warna menjadi hitam. Hal ini dikarenakan asap hitam mengandung gas sulfur yang berbahaya dibandingkan residu dengan proses pembakaran yang sempurna.

Proses pembakaran yang tidak sempurna disebabkan oleh beberapa faktor berikut:

Residu tercipta dari tempat pembakaran yang memproses bensin, oksigen dan api untuk dapat menghasilkan gaya dorong pada motor atau mobil. Namun, residu yang dihasilkan dapat berwarna hitam oleh karena buruknya tempat pengapian.

Busi memiliki peranan penting dalam proses pembakaran karena terhubung langsung dengan kompresi dan suhu pembakaran pada mesin. Hal ini pula yang menyebabkan busi menjadi cepat kotor ketimbang bagian motor atau mobil lainnya. Ketika busi menjadi kotor dan terlihat berkerak, maka proses pembakaran pun terganggu karena adanya penghambatan pada pengapian mesin.

Anda bisa mencoba untuk mulai membersihkan busi kendaraan Anda agar pembakaran lebih sempurna.

  • Filter Udara yang Sudah Kotor

Udara bebas dari luar akan disaring hingga bersih lalu masuk ke ruang pembakaran melalui filter udara. Udara yang sudah selesai tersaring dan bahan bakar pun akan terhisap masuk ke ruang pembakaran dan diolah menjadi gaya dorong pada kendaraan.

Namun karena pemakaian motor baik mobil yang cukup sering untuk beraktifitas sehari-hari, mengakibatkan penumpukan debu pada filter yang dapat menyebabkan hambatan pada aliran udara (intake).

  • Karburator yang Cukup Bermasalah

Residu yang dihasilkan oleh kendaraan dapat terjadi oleh karena bahan bakar dan proses udara yang kurang pas pada mesin pembakaran. Cara mengatasi karburator yang bermasalah, Anda bisa mengecek adanya 2 sekrup pada karburator. Sekrup yang pertama untuk mengatur suplai bensin sedangkan sekrup kedua untuk mengatur kecepatan idle.

Anda dapat mengontrol sekrup kedua agar jumlah bensin yang masuk tidak berlebihan, karena hal tersebut dapat mempengaruhi campuran yang dihasilkan oleh suplai bensin yang berlebihan. karena hal ini dapat menyebabkan munculnya asap hitam yang berasal dari percampuran dua elemen yang tidak seimbang.

Penyebab terjadinya kerak pada ruang bakar dikarenakan oleh berbagai faktor. Salah satu faktor yang dapat menghasilkan kerak pada ruang bakar yakni oli yang ikut terbakar saat terjadinya proses pembakaran. Residu dari proses pembakaran yang tidak sempurna akan menjadi kerak yang akan menghambat proses pembakaran pada mesin motor baik mobil.

Agar proses pembakaran pada mesin motor atau mobil sempurna, Anda dapat membuka dan membersihkan mesin bagian head cylinder agar mengurangi terjadinya proses pembakaran yang tidak sempurna.

  • Sensor MAF/ IAT (EFI) yang Sudah Rusak

Bahan bakar pada sistem EFI disuplai oleh injector, bukan lagi melalui noozle jet karburator. Sensor MAF menjadi hal yang cukup penting untuk membantu menghitung masa udara dan suhu udara pada mesin motor baik mobil.

Ketika sensor MAF tidak berfungsi dengan baik, maka bensin yang diinjeksi pun akan bermasalah. Sehingga pembakaran menjadi tidak sempurna dan menghasilkan asap hitam. Cara mengatasi hal ini, Anda dapat membawa ke bengkel resmi terdekat agar dapat melakukan scanning. Apabila sensor MAF memang tidak berfungsi dengan baik, Anda perlu mengganti dengan yang baru.

Berikut kelima hal yang dapat membantu Anda mengatasi asap kendaraan berwarna hitam. Agar dapat menghindari kerusakan atau proses pembakaran yang tidak sempurna, Anda dapat melakukan pengecekan rutin pada kendaraan Anda, memanaskan kendaraan yang jarang terpakai, melakukan perawatan secara mandiri.  

Baca Juga: 4 Tanda Mobil yang Wajib Melakukan Perawatan