nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home » Setiap Berapa km Anda Harus Ganti Oli? Ini Aturannya!

Setiap Berapa km Anda Harus Ganti Oli? Ini Aturannya!


Setiap Berapa km Anda Harus Ganti Oli? Ini Aturannya!

Tiap berapa bulan Anda harus ganti oli mobil atau motor? Jawabannya adalah beragam. Meskipun sama-sama mengendarai merek dan jenis mobil tertentu, kedua mobil tersebut bisa memiliki waktu penggantian oli yang berbeda. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor, di antaranya situasi lalu lintas yang dihadapi mobil tersebut.

Kondisi mesin mobil yang sehari-harinya menempuh jalur tol dengan kecepatan konstan bisa mengganti olinya lebih lama dibandingkan dengan mobil yang menghadapi situasi lalu lintas macet. Jika mobil digunakan setiap hari dan selalu terkena macet, maka kualitas oli menjadi kurang bagus. Sebab dalam situasi macet, mesin dan oli tetap bekerja sehingga oli harus diganti lebih awal untuk menjaga kualitas pelumas serta sektor jantung pacu.

Penggantian oli kendaraan untuk motor dan mobil berbeda, di mana dalam petunjuk atau buku manual umumnya kendaraan motor dianjurkan ganti oli setiap 2.500 – 3.000 km atau 2 bulan sekali, sedangkan mobil setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali. Namun aturan ini tidak dapat diberlakukan untuk semua mobil dan motor, karena setiap pengendara menggunakan dan merawat kendaraannya secara berbeda.

Untuk mobil yang menggunakan oli dengan kandungan campuran mineral lebih, sebaiknya mengganti oli mobil setiap 5.000 km. Tetapi jika Anda menggunakan oli dengan kandungan full sintetik, tidak masalah jika menggantinya setiap 10.000 km. Namun untuk mengetahui dengan pasti apakah sudah saatnya ganti oli mobil atau belum, Anda bisa memperhatikan 6 tanda bahwa Anda harus ganti oli. Sebab oli mesin yang terlambat diganti dapat mengakibatkan kerusakan pada mesin mobil dan menurunkan performa mesin kendaraan.

Kualitas oli kendaraan yang Anda gunakan juga memengaruhi jangka waktu penggunaan oli. Oli dengan kandungan aditif yang tepat untuk masing-masing kendaraan akan lebih menjaga performa setiap komponen mesin, seperti oli Deltalube. Oleh karena itu, mobil yang digunakan dalam kondisi berkendara statis dengan kecepatan konstan, tidak masalah jika baru ganti oli setiap 10.000 km.

Sedangkan untuk mobil yang sehari-harinya menghadapi situasi lalu lintas macet, sebaiknya setiap 5.000 km sudah ganti oli atau setidaknya mengecek kondisi oli serta memerhatikan performa mesin. Sebab kondisi jalanan yang macet membuat mesin terus bekerja hingga kerap kali mengalami panas yang berlebihan (over heat). Selain itu, jika dirasa tarikan mesin sudah agak berat, atau getaran mesin terasa lebih kasar, tidak ada salahnya Anda memeriksa kondisi oli mesin.

Sedangkan untuk motor kelas bebek dan matic dengan rata-rata mesin 100 cc-125 cc, Anda bisa mengganti oli setiap 2.500 – 3.000 km. Jangan lupa juga untuk mengganti filter oli mobil setiap 2-3 kali ganti oli agar oli mesin dapat bekerja secara maksimal.

Baca juga : OLI BERWARNA HITAM, APAKAH PERTANDA BAHWA MESIN RUSAK?

pbnbigesdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas