nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home » Perbedaan Mesin 2-tak dan 4-tak Di Bagian Ini Jelas Terlihat

Perbedaan Mesin 2-tak dan 4-tak Di Bagian Ini Jelas Terlihat


Untuk biker lawas, tentu tidak asing dengan motor bermesin 2-tak. Para produsen motor banyak meluncurkan mesin “ngebul” di medio tahun 50-an sampai 2000-an awal. Namun seiring waktu, para produsen motor beralih ke mesin 4-tak dengan pertimbangan lebih ramah lingkungan dibandingkan mesin 2-tak.

Walau begitu, mesin 2-tak akhir-akhir ini malah sering terlihat di jalan. Banyak para biker yang ingin bernostalgia akan kajayaan mesin 2-tak. Mulai dari motor bebek sampai motor sport.

Lantas sudah tahu belum, perbedaan mesin 2-tak dan 4-tak?

Istilah mesin 2-tak dan 4-tak memang terdengar umum di masyarakat Indonesia. Aslinya adalah 2-takt atau 4-takt yang dalam Bahasa Belanda artinya stroke atau Langkah.

Kasat mata, bisa dilihat dari asap yang keluar dari knalpot. Motor 2-tak banyak mengeluarkan asap dari knalpotnya alias lebih ngebul. Hal ini terjadi karena efek dari oli samping.

Namun mesin 4-tak juga bisa terlihat ngebul apabila mesin sudah tidak normal akibat masuknya pelumas atau oli masuk ke ruang bakar.

Perbedaan besarnya ada pada jumlah Langkah yang diperlukan dalam satu siklus pembakaran yakni 2 dan 4 langkah. Dalam satu siklus mesin 4-tak, ada langkah hisap->kompresi->bakar->buang.

Sedangkan di motor 2-tak, langkah hisap dan buang terjadi bersamaan saat piston bergerak ke bawah (TMB). Sedangkan langkah kompresi dan bakar terjadi bersamaan saat piston bergerak ke atas (TMA).

Akibat siklus yang lebih singkat untuk menghasilkan tenaga, biasanya mesin 2-tak punya keunggulan lebih responsif saat akselerasi. Namun ada konsukuensinya, yakni bahan bakar jadi lebih boros.

Komponen yang ada pada mesin 2-tak juga lebih sedikit. Pada mesin ini tidak ada klep in dan out hingga noken as. Bahan bakar masuk lewat inlet port (saluran hisap) dan transfer port (saluran transfer).

Sedangkan pada mesin 4-tak, bahan bakar masuk lewat klep in yang diatur bukaannya oleh noken as.

Baca Juga : Mengenal Pelumasan Mesin 2 Tak dan 4 Tak

Dalam hal pelumasan, mesin 4-tak hanya menggunakan satu jenis oli mesin saja. Sedangkan pada mesin 2-tak dibutuhkan oli samping. Fungsinya untuk melumasi piston, ring piston, kruk as, bearing kruk as. Oli ini ikut terbakar di ruang bakar.

Sekarang sudah jelas kan?

pbnbigesdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas