nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home » Perawatan Motor Setelah Terguyur Hujan

Perawatan Motor Setelah Terguyur Hujan


Cuci motor

Air hujan mengandung zat asam cukup tinggi yang dapat memicu karat pada komponen logam. Setelah motor terguyur hujan, sebaiknya langsung dicuci atau dibilas air bersih. Mendiamkan sepeda motor terlalu lama setelah terguyur hujan juga berisiko membuat warna cat bodi motor cepat pudar. Bisa pula dihinggapi water spot (umum disebut jamur) baik di bodi atau windshield.

Rantai roda

Setelah terguyur hujan, bagian ini rentan kotor. Bersihkan dengan cairan khusus pembersih rantai. Di pasar tersedia banyak merek dan jenisnya dengan harga Rp 20 ribu – 30 ribu.

Kampas rem

Selain air hujan, kotoran juga bisa menyelinap di antara teromol roda dengan kampas rem. Agar pengereman tetap optimal, bersihkan kampas rem dari kotoran tersebut.

Busi dan kepala busi

Komponen ini rawan terkena air. Sebaiknya kepala busi dan busi perlu dicek setelah motor terguyur hujan. Bersihkan dari air yang menempel di dalam kepala busi maupun busi.

Filter udara

Meski terbungkus boks, tidak mustahil air hujan bisa masuk dan membasahi filter udara mesin. Akibatnya mesin tersendat dan berujung mogok. Sebaiknya cek dan bersihkan filter udara dari air dan kotoran pasca motor terguyur hujan.

CVT

Khusus motor matic, CVT juga rawan kemasukan air. Apalagi bila motor matic diajak menerjang genangan dan banjir, bisa jadi ada air yang masuk ke CVT. Jika alpa dibersihkan, belt CVT dan kampas kopling tentu slip sehingga motor susah melaju meski mesin sudah hidup.

Jari-jari roda

Untuk motor dengan pelek jari-jari, gunakan lap bersih untuk mengeringkan jari-jari pelek yang terkena air. Bila diabaikan, mudah muncul karat yang berujung keropos. Keropos di pelek memang tidak tampak dari luar, karena sering terjadi berkarat dan keropos di bagian dalamnya.

pbnbigesdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas