nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home » Penyebab Rusaknya Baut Pembuangan Oli Mesin Mobil Anda

Penyebab Rusaknya Baut Pembuangan Oli Mesin Mobil Anda


Ini Penyebab Rusaknya Baut Pembuangan Oli Mesin Mobil Anda !

Mungkin Anda pernah menemukan bercak-bercak tetesan oli di bawah mobil Anda. Ketika hal itu terjadi, ada rasa tidak nyaman, bahkan mungkin kepanikan menjalar sebab Anda merasa belum lama mobil Anda di-service. Apakah hal yang sebenarnya terjadi?

Bro, ternyata tetesan tersebut menunjukkan adanya kebocoran pada baut pembuangan oli mesin Anda. Meski bisa dilakukan sendiri, mengganti oli mesin mobil sebaiknya dilakukan oleh orang yang profesional dan kompeten untuk melakukannya. Selain tidak membuat diri Anda kotor berlumuran oli, hal itu juga lebih menjamin keamanan untuk kesalahan yang tidak kita ketahui karena minimnya pengetahuan tentang mobil. Beberapa penyebab rusaknya baut pembuangan oli mesin mobil Anda, di antaranya :

1. Menggunakan Seal Tape Pada Ulir Baut Pembuangan Oli
Penggunaan seal tape pada ulir baut bisa mengakibatkan pitch (lebar ulir) pada bautnya menjadi lebih lebar sehingga tidak rapat saat dikencangkan. Inilah yang biasanya menyebabkan baut oli pembuangan mesin menjadi rusak dan mengakibatkan bocor karena ulirnya rusak “slek”. Untuk pengganti seal tape sebenarnya lebih baik menggunakan gasket O-ring baut pembuangan oli mesin. Gasket ini tidak merusak bautnya, hal itu juga akan mencegah oli mesin bocor.

2. Terlalu Kencang Saat Memasang Baut
Hal yang sering terjadi berikutnya yang bisa menyebabkan baut pembuangan oli mesin rusak adalah baut yang terlalu kencang. Pemasangan baut pembuangan oli mesin terlalu kencang bisa menyebabkan ulir baut menjadi rusak dan menyebabkan kebocoran oli. Oleh karena itu pastikan saat Anda mengencangkan baut untuk lebih hati-hati. Cukup pastikan kepala baut sudah menempel pada badan mesin dan tidak ada tetesan oli mesin, itu artinya baut sudah cukup kencang terpasang.

3. Pemasangan Baut Yang Miring
Posisi pemasangan yang miring dan tidak tepat. Memasang baut oli mesin harus tepat di lubang baut. Jika tidak lurus atau miring saat pemasangan, pemasangan baut miring ini dapat merusak lubang baut beserta bautnya. Pastikan Anda memutar secara perlahan, apabila terasa keras dan sulit masuk jangan dipaksakan. Periksa kembali posisi baut apakah sudah tepat atau belum.

Pengunaan perkakas atau kunci pembuka baut yang jelek juga akan merusak kepala baut, sehingga sering menyebabkan slek. Gunakanlah kunci pembuka yang berkualitas baik, jangan memaksakan menggunakan kunci rusak sehingga malah merusak baut pembuangan oli mesin mobil Anda.

Indikasi kebocoran oli dari komponen ini bisa dilihat dengan adanya rembesan oli atau kotoran yang menempel pada bagian sekitar baut pembuangan. Jika masih terlihat rembesan atau tetesan oli, segeralah bawa mobil Anda ke bengkel untuk memastikan kerusakan kendaraan.

pbnbigesdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas