nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home ┬╗ Penyebab Rem Teromol Motor Tidak Pakem

Penyebab Rem Teromol Motor Tidak Pakem


Rem jenis teromol, masih jamak dijumpai pada sepeda motor khususnya pada rem belakang. Pada awalnya, rem teromol digunakan pada rem depan dan belakang. Namun, rem teromol di roda depan kini diganti oleh rem jenis cakram yang lebih konsisten, cepat melepas panas, dan kemampuan pengereman yang lebih kuat karena dibantu sistem hidrolik. Rem teromol memiliki mekanisme yang lebih sederhana dan lebih minim perawatan dibanding rem jenis cakram. Hal itu karena rem teromol sepeda motor hanya menggunakan sistem mekanis, tanpa adanya komponen hidrolik ataupun bantuan elektronik.

Tapi, minim perawatan bukan berarti bebas perawatan ya. Salah satu dampaknya jika kita abai melakukan perawatan adalah rem yang jadi tidak pakem. Rem teromol memilliki konstruksi tertutup, sehingga bisa menimbulkan masalah. Debu kampas rem dari hasil pengereman, jadi sulit keluar dan menumpuk di dalam teromol. Debu yang menumpuk, bisa membuat rem jadi tidak pakem dan menimbulkan bunyi decit saat mengerem.

Untuk itu, rem teromol sebaiknya sering dibuka untuk dibersihkan minimal 4.000 km atau sekitar 3 bulan sekali. Saat dibuka sebaiknya bersihkan juga permukaan tapak kampas rem untuk memaksimalkan daya cengkramnya dengan besi teromol. Cek juga ketebalan kampasnya. Karena jika kampas tipis, performa pengereman jadi tidak maksimal. Bahkan jika kampas rem sudah habis, maka besi kampas rem akan bergesekan dengan besi teromol, yang membuat teromol roda jadi aus. Jika teromol sudah aus, pengereman jadi tidak pakem dan teromol atau pelek harus diganti.

Baca juga : Rem Cakram Vs Rem Tromol, Lebih Pakem yang Mana?

Hal selanjutnya yang bikin rem teromol tidak pakem adalah mekanismenya yang tidak lancar. Lumasi area pivot atau batang penonjok kampas rem dengan grease Deltalube 056 General Purpose Grease EP2 secukupnya. Lumasi juga as statis tempat kampas rem pada tutup teromol, agar gerak buka-tutup kampas rem lancar. Lumasi juga kabel rem agar proses menarik rem jadi enteng. Jika hal ini sering kamu lakukan, dijamin rem cakram motor kalian akan tetap pakem.

pbnbigesdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas