nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home » Penyebab Putaran Mesin Idle Tidak Stabil

Penyebab Putaran Mesin Idle Tidak Stabil


Kerap terjadi sesaat setelah motor distart, putaran mesin saat idle naik-turun tak teratur seperti hendak mati. Terutama terjadi pada motor yang memang sudah berumur lebih dari 5 tahun. Terlepas dari jarang melakukan perawatan berkala, tidak stabilnya putaran mesin idle tentu ada penyebabnya.

Lalu apa penyebab yang membuat putaran mesin idle tidak stabil? Serta komponen apa saja yang dapat memengaruhi? Salah satu penyebabnya adalah penyetelan jarak (kerenggangan) katup yang kurang tepat. Kondisi itu juga berdampak pada konsumsi bahan bakar lebih boros, tenaga berkurang, suara mesin lebih berisik dan mesin lebih cepat panas. Atur ulang kerenggangan katup dengan ukuran 0,8 – 0,10 mm menggunakan thickness gauge.

Selain itu, masalah posisi atau dudukan katup berubah sehingga katup tidak tertutup sempurna juga dapat memengaruhi kinerja mesin yang tergambar dari putaran mesin saat idle. Begitu pula jika noken as bermasalah, semisal ada baret, membuat katup masuk dan buang tidak tertutup sempurna. Jika noken as sudah baret, sebaiknya diganti karena fungsinya vital.

Baca Juga : Menghemat BBM Dengan Teknologi Idle Stop-Start

Penyebab berikutnya adalah celah busi yang terlalu lebar. Dengan celah yang terlalu lebar, percikan listrik yang dihasilkan busi lebih kecil. Hal itu membuat ledakan yang terjadi di ruang bakar makin kecil pula. Jadi perlu diatur ulang kerenggangan busi menggunakan thickness gauge dengan ukuran 0,6 – 0,7 mm.

Salah satu komponen penting pada sistem pengapian mesin motor adalah Capacitor discharge ignition (CDI). Komponen ini berfungsi untuk mengatur waktu busi memercik listrik ketika campuran bahan bakar-udara selesai dikompres di ruang bakar. Ketika CDI sudah rusak, sulit untuk direparasi. Jadi sebaiknya diganti dengan yang baru.

Untuk mesin motor dengan karburator, pengaturan tinggi pelampung yang tidak tepat juga dapat membuat putaran mesin idle tidak stabil. Hal itu bisa membuat mesin mengalami kekurangan bahan bakar atau sebaliknya justru berlebihan dari yang dibutuhkan.

Komponen karburator yang dapat menyebabkan putaran mesin idle tidak stabil maupun di putaran lebih tinggi adalah spuyer. Masalah yang umum terjadi adalah tersumbatnya spuyer. Untuk masalah ini, perlu melepas spuyer untuk membersihkan semua lubangnya.

pbnbigesdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas