nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home ┬╗ Pahami Fungsi dan Cara Kerja Oil Cooler

Pahami Fungsi dan Cara Kerja Oil Cooler


Ada beberapa komponen pendingin di kendaraan Anda, salah satunya adalah oil cooler alias pendingin oli. Mungkin saja sebagian pemilik kendaraan baru mengetahui bila ada komponen ini di kendaraannya. Komponen ini biasanya ditemukan pada mesin diesel, namun bukannya tidak mungkin untuk diaplikasikan pada mesin bensin.

Pertanyaannya sudah pasti fungsi dari komponen ini apa ya? Sesuai dengan namanya, fungsi oil cooler untuk mendinginkan suhu oli mesin agar selalu ideal. Tentu tujuannya agar mesin bisa bekerja optimal karena oli yang dijaga suhunya dalam keadaan panas sekalipun. Komponen ini bisa menjaga mesin tetap stabil walau bepergian jarak jauh.

Oil cooler terbagi menjadi dua jenis yakni pendingin udara dan pendingin air. Dari kedua tipe tersebut memiliki tujuan yang sama yaitu melepas panas.

Cara kerjanya suhu oli panas akan dilepas dan suhu oli yang lebih dingin akan menuju mesin. Mekanisme pompa yang ada dalam sistem oil cooler akan mendorong suhu yang sudah dingin. Setelah sampai ke mesin oli tersebut akan menyerap panas dari mesin dan masuk lagi ke dalam oil cooler.

Khusus pada sepeda motor, pendingin oli bukan hanya untuk menjaga suhu oli mesin. Celah antara dinding silinder dan piston dapat dijangkau oleh oil cooler. Hal ini membuat sistem pelumasan mesin menjadi maksimal.

Baca juga : Mau Performa Motor Tetap Maksimal? Jangan Lupakan Perawatan Radiator

Selain adanya sistem pendingin oli agar bisa bekerja dengan optimal, penggunaan oli berkualitas bisa menjadi solusi menjaga performa mesin. Deltalube Daily 757 Premium SAE 0W-20 SYN API SN untuk kendaraan bensin. Produk terbaru dari Deltalube ini dapat menjaga performa mesin dan memberikan efisiensi bahan bakar yang jauh lebih baik.

Selain itu Deltalube Daily 757 Premium SAE 0W-20 SYN API SN mampu memberikan proteksi luar biasa terhadap gesekan, keausan, serta mencegah timbulnya deposit dan lumpur mesin. Nilai viskositas rendah, meringankan kerja mesin untuk tercapainya efisiensi bahan bakar yang lebih baik. Mampu melindungi ke celah mesin tersempit seperti komponen turbocharger, sistem kontrol emisi, dan katup variabel. Cocok digunakan pada mesin bensin generasi terbaru serta mesin hybrid.

pbnbigesdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas