nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home » Manfaat Uji Emisi Bagi Kendaraan Bermotor

Manfaat Uji Emisi Bagi Kendaraan Bermotor


Uji emisi akan dijadikan salah satu syarat untuk memperpanjang pajak kendaraan. Lolos uji emisi, maka kendaraan tidak dikenai sanksi berupa tilang dan tarif parkir tinggi. Uji emisi sebagai cara pengukuran gas buang kendaraan bermotor ini dapat digunakan untuk mendeteksi kinerja mesin. Namun, tidak sedikit pemilik kendaraan yang enggan mengecek emisi secara berkala meski nyatanya ada manfaat di balik uji emisi.

Salah satunya adalah kandungan gas buang bisa diketahui dari analisis proses pembakaran. Setelah itu dapat dinilai tingkat efektivitas bahan bakar pada setiap mesin kendaraan bermotor. Jika kandungannya berada di tingkat tidak wajar, maka ada masalah pada mesin.

Dengan kata lain, melakukan uji emisi sama saja memeriksa kondisi kinerja mesin. Pemilik kendaraan dapat melakukan tindakan langsung bila mesin ternyata mengalami penurunan kinerja yang tidak disadari. Tidak hanya itu, kerusakan bagian mesin pun bisa terdeteksi.

Mendeteksi adanya masalah pada mesin maka diperlukan perbaikan atau pengaturan ulang agar performa mesin kembali normal. Salah satunya konsumsi bahan bakar yang kembali normal. Tapi jangan khawatir, hal ini tidak mempengaruhi kinerja dan tenaga mesin.

Baca juga : Mengenal Uji Emisi Kendaraan

Manfaat selanjutnya, dengan melakukan uji emisi, komposisi campuran dari bahan bakar dan udara pada gas buang ditakar dengan tepat. Dengan begitu, hasil gas buangnya tidak menjadi polutan yang membahayakan alam dan manusia.

Bila setiap pemilik kendaraan mematuhi peraturan untuk melakukan uji emisi, bisa dipastikan udara pada daerah tersebut semakin bersih dan lingkungan pun menjadi lebih sehat dibandingkan sebelumnya.

Indikator utama dalam uji emisi adalah untuk memeriksa kadar polutan yang dikeluarkan. Seperti Karbon monoksida (CO), Karbon dioksida (CO2), Hidrokarbon (HC), Oksigen (O2), Lambda (Λ), dan AFR (Air Fuel Ratio). Tapi indikator yang difokuskan adalah Karbon monoksida (CO) dan Hidrokarbon (HC). Keduanya ini merupakan gas buang yang memiliki sifat racun yang tinggi, terutama bagi manusia.

pbnbigesdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas