nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home » Lakukan Cara Ini Jika Mobil Anda Mengalami Overheating!

Lakukan Cara Ini Jika Mobil Anda Mengalami Overheating!


Lakukan Cara Ini Jika Mobil Anda Mengalami Overheating!

Mengendarai kendaraan sehari-hari di Indonesia merupakan salah satu tantangan tersendiri bagi pengendara baik itu motor maupun mobil. Bagaimana tidak, di berbagai kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Medan, Surabaya dan kota lainnya, rata-rata suhu udaranya saja bisa mencapai 35° derajat Celsius di musim panas! Ditambah lagi banyaknya emisi karbon dioksida yang membuat sinar matahari terperangkap, membuat suhu udara menjadi semakin panas.

Suhu tinggi dapat memperbesar kemungkinan terjadinya overheating pada kendaraan Anda, yang tentu dapat membahayakan bukan hanya Anda, tetapi juga pengendara lainnya. Overheating dapat menyebabkan rusaknya mesin kendaraan Anda dan pada skenario terburuk, dapat membuat mesin kendaraan Anda meledak. Lalu, apa yang harus Anda lakukan jika Anda sedang dalam perjalanan dan secara tiba-tiba kendaraan Anda mengalami overheating?

Baca Juga: Mengapa Overheat Dapat Menyebabkan Mobil Mogok?

Jangan panik! Lakukan hal-hal berikut ini jika kendaraan Anda mengalami overheating:

  • Segera matikan AC mobil Anda.

Menggunakan AC pada mobil di Indonesia merupakan hal yang wajar saja. Namun, jika jarum indikator menunjukkan mobil Anda mengalami ‘kepanasan’, secepat mungkin matikan AC anda. Penggunaan AC membuat bertambahnya beban di mesin mobil, sehingga Anda bisa mengurangi beban tersebut dengan mematikan AC mobil Anda, atau bahkan Anda disarankan untuk memutar heater sampai penuh.

  • Nyalakan dan pasang heater sampai penuh.

Terdengar aneh memang, tetapi ini bekerja untuk mengurangi suhu mesin yang terdapat pada mesin mobil Anda. Bagaimana caranya? Suhu panas yang berada di mesin mobil akan di ‘transfer’ kedalam mobil Anda melalui fan. Mungkin Anda akan merasa kepanasan, tetapi dengan melakukan hal tersebut, Anda bisa menyelamatkan mesin mobil Anda.

  • Sebisa mungkin jangan menggunakan rem.

Kondisi berkendara stop-and-go memang mengharuskan Anda menginjak pedal rem. Namun usahakan untuk berjalan secara perlahan, daripada menginjak rem secara berulang-ulang. Penggunaan rem hanya akan menambah beban bagi mesin kendaraan Anda dan pastinya menambah suhu yang sudah ada. Jika Anda diharuskan untuk tetap jalan di kondisi macet, cobalah untuk jalan hanya ketika mobil di depan Anda sudah maju dan memberikan jarak. Dengan begitu, Anda tidak perlu menginjak rem berulang kali.

  • Menepi dengan hati-hati dan langsung matikan kendaraan Anda.

Jangan panik, karena panik hanya akan membuat Anda menjadi tergesa-gesa. Perhatikan kondisi jalanan di sekitar Anda sebelum menepi, kemudian matikan mesin. Dengan mematikan mesin, Anda akan mengurangi beban yang ada dan menurunkan suhu kendaraan. Setelah itu, buka kap mobil Anda agar mesin Anda tetap bisa ‘bernafas’. Namun hati-hati saat membuka kap mobil Anda untuk menghindari uap panas.

  • Jangan langsung buka tutup radiator mesin.

Radiator mesin pasti ada dalam tekanan tinggi ketika mesin mengalami overheating. Jika Anda langsung membuka kap radiator, uap panas yang ada dialam radiator akan membakar Anda. Diamkan mesin selama kurang lebih 20 menit sebelum membuka kap radiator.

  • Refill coolant mobil Anda.

Biasanya mobil yang mengalami overheating juga disebabkan karena coolant yang sudah habis. Dengan mengisi ulang coolant atau biasa disebut juga sebagai antifreeze, biasanya mobil Anda akan kembali seperti semula lagi. Namun apabila Anda tidak membawa tabung coolant cadangan, Anda bisa menggunakan air. Air dapat dijadikan sebagai coolant sementara dalam kondisi darurat.

  • Jika masih mengalami permasalahan, segera bawa ke bengkel terdekat.

Apabila semua langkah di atas sudah dicoba dan mobil Anda masih bermasalah, bawalah  kendaraan Anda ke bengkel terdekat.

Tips tersebut dapat Anda terapkan ketika mesin mobil Anda mengalami overheating. Hal yang perlu diingat adalah Anda tidak boleh panik agar dapat mencari solusinya. Selain itu, selalu cek mesin kendaraan Anda secara berkala, cek apakah air radiator dan air coolant masih cukup untuk mencegah overheating. Lebih baik mencegah daripada mengobati, bukan? Klik disini untuk melihat artikel seputar otomotif lainnya.

Baca Juga: Tips Mobil yang Wajib Dibaca oleh Pemilik Mobil

pbnbigesdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas