nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home » Kelebihan dan Kekurangan Matic Konvensional VS CVT pada Mobil

Kelebihan dan Kekurangan Matic Konvensional VS CVT pada Mobil


Transmisi otomatis di mobil umumnya ada dua tipe. Pertama ada matic konvensional dan CVT. Jika diperhatikan, kini makin banyak mobil transmisi otomatis yang beralih dari jenis konvensional menjadi CVT. Mengapa demikian? Yuk sekarang kita bahas kelebihan dan kekurangan dari transmisi otomatis konvesional atau matic dan CVT pada mobil.

Transmisi Matic Konvensional

Disebut konvensional, karena pada sistem transmisi ini masih menggunakan gigi rasio. Jadi sering kita temukan tulisan automatic 4-speed atau 7-speed misalnya. Artinya matic ini masih pakai susunan rasio gigi layaknya mobil manual. Hanya saja untuk pengaturan giginya dikontrol oleh torque converter yang dibantu oleh input dari transmission control module.

Kelebihan dari transmisi matic konvensional adalah dari sensasi berkendara yang lebih mengasikan, karena mobil masih memiliki rasa layaknya perpindahan gigi. Bahkan pengemudi bisa menurunkan transmisi dengan metode “kickdown” untuk sensasi akselerasi yang lebih kuat. Namun jika matic konvensional memiliki kekurangan dari segi kehalusan penghantaran tenaga. Kita akan merasakan sensasi entakan halus, saat transmisi sedang berganti gigi.

Transmisi CVT

Tidak seperti matic konvensional, matic CVT tidak memiliki rasio gigi. Rasio giginya didapat dari perbandingan diameter puli penggerak dengan diameter puli yang digerakkan. Karena berbekal rasio diameter puli, transmisi CVT ibarat memiliki rasio gigi yang tidak terhingga. Akibatnya, kita tidak akan merasakan adanya sensasi pergantian gigi. Penyaluran tenaga dari mesin ke roda menjadi sangat halus dan bebas entakan.

Namun transmisi CVT juga punya kekurangan. Transmisi CVT kurang cekatan dalam hal penyaluran tenaga, ketimbang transmisi otomatis konvensional. Karena CVT menggandakan komponen puli yang berputar, maka segala jenis ketidakseimbangan bisa berakibat pada getaran pada saat mobil digunakan. Karena menggunakan sabuk sebagai penerus daya antar puli, transmisi CVT juga dianggap tidak seawet matic konvensional.

Baca juga : Cegah Oli Gardan Motor Matic Sampai Habis, Ini Cirinya

pbnbigesdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas