nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home » Kekentalan Pelumas Berbeda dari Rekomendasi Pabrikan

Kekentalan Pelumas Berbeda dari Rekomendasi Pabrikan


Setiap produsen kendaraan, pasti memberikan rekomendasi oli mesin bagi setiap produknya. Rekomendasi yang diberikan pabrikan, biasanya diberikan dengan mempertimbangkan kondisi yang beragam. Karena, kendaraan tersebut dijual di banyak tempat yang tentu berbeda beda kondisinya.

Rekomendasi oli mesin yang diberikan pabrikan, juga sangat mempertimbangkan spesifikasi teknis dari mesin itu sendiri. Jadi, pabrikan tentu tidak sembarangan dalam memberikan rekomendasi oli mesin.

Tapi pertanyaannya, apakah kita bisa menggunakan oli mesin yang berbeda kekentalan dari yang direkomendasikan pabrikan? Jawabannya, bisa. Tapi, kita harus tahu dulu risiko dan untung ruginya Bro Deltalube.

Kita bisa menggunakan oli yang lebih encer atau lebih kental dari rekomendasi pabrikan. Tentu, semua itu ada untung ruginya. Yuk kita bedah bersama.

Ambil contoh oli mesin rekomendasi pabrikan menggunakan kekentalan 10W-40. Jika kita mau menggunakan oli mesin yang lebih encer, kita bisa pilih oli mesin dengan kekentalan 10W-30. Keuntungan dari penggunaan oli mesin lebih encer adalah, performa mesin yang lebih baik.

Karena oli lebih encer, mesin jadi bekerja lebih enteng karena hambatan fluidanya menjadi lebih rencah. Pompa oli juga bisa lebih enteng dalam memompa oli ke seluruh area mesin. Lalu apa kerugiannya? Karena lebih encer dari rekomendasi pabrikan, mesin berpotensi muncul bunyi lebih kasar dari biasanya.

Baca Juga : Efek Buruk Terlalu Sedikit Mengisi Oli Mesin Mobil

Jika mau lebih kental dari rekomendasi pabrikan, kita bisa pakai oli 20W-50. Keuntungan yang utama dan sangat diyakini para pengguna kendaraan adalah suara mesin yang jauh lebih halus. Hal itu diyakini karena oli kental lebih memberikan “bantalan” antara komponen metal.

Bahkan mengisi oli mesin yang lebih kental, menjadi trik para pedagang motor atau mobil bekas agar suara mesin kendaraan mereka terdengar lebih halus. Lalu kerugiannya adalah, performa mesin yang tidak sebaik penggunaan oli encer. Hal itu karena hambatan fluida menjadi lebih besar. Jadi, pertimbangkan matang-matang ya Bro Deltalube.

pbnbigesdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas