nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home » Jangan Asal Pencet Klakson – Deltalube

Jangan Asal Pencet Klakson – Deltalube


Sejatinya, klakson pada kendaraan bermotor dipergunakan sebagai alat komunikasi antar sesama pengguna jalan. Namun akibat salah cara penggunaan, malah memancing emosi pengguna jalan lain. Tidak jarang yang sampai berakhir adu jotos di tengah jalanan.

Pun begitu, pemerintah memang mengatur penggunaan klakson yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan jalan yang mewajibkan kendaraan bermotor untuk memasang klakson. Bunyi yang dikeluarkan trompet elektromagnetik ini juga diatur dalam pasal 39 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 Tahun 2012 yakni mampu mengeluarkan bunyi dan dapat digunakan tanpa mengganggu konsentrasi pengemudi. Dalam pasal 69, disebutkan bahwa suara klakson paling rendah 83 desibel dan paling tinggi 118 desibel.

Lebih dalam lagi, dalam PP Nomor 43 Tahun 1993 ada Bagian Kelima pasal 71 yang berbunyi:

Isyarat peringatan dengan bunyi yang berupa klakson dapat digunakan apabila:

– Diperlukan untuk keselamatan lalu lintas.

-Melewati kendaraan bermotor lainnya.

-Isyarat peringatan, sebagaimana dimaksud dalam Ayat 1 dilarang digunakan oleh pengemudi saat: 

-Pada tempat-tempat tertentu yang dinyatakan dengan rambu-rambu.

-Apabila isyarat bunyi tersebut mengeluarkan suara yang tidak sesuai dengan persyaratan teknis dan laik jalan kendaraan bermotor.

Tentunya ada sanksi yang akan diberikan bila kendaraan bermotor tidak memenuhi syarat teknis dan laik jalan. Termasuk penggunaan klakson yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Baca Juga : Tips Memilih Klakson Mobil Aftermarket

Jadi, dalam rangka mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, penggunaan klakson memang harus disikapi secara bijak. Saling menghormati sesama pengguna jalan bisa menjadi kunci.

pbnbigesdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas