nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home » Gejala Dan Penyebab Radiator Mobil Tersumbat

Gejala Dan Penyebab Radiator Mobil Tersumbat


Pada mobil, radiator memiliki peran yang penting. Bagaimana tidak, radiator inilah yang menunjang pendinginan suhu mesin, sehingga mesin tidak kepanasan meski mobil dipacu dengan kecepatan tinggi.  Tapi jika terjadi kerusakan pada radiator, salah satunya karena tersumbat, maka bisa dipastikan sistem pendinginan suhu mesin terganggu. Dampaknya, mesin mobil bisa mogok karena overheat.

Lantas apa saja gejala tersumbatnya saluran radiator yang perlu dikenali? Serta apa penyebab radiator mobil bisa tersumbat? Gejala yang paling mudah untuk dikenali adalah saat suhu mesin terus meningkat dan cenderung overheat. Radiator yang tersumbat menyebabkan sirkulasi cairan pendingin dari dan ke mesin menjadi tidak mengalir atau tertahan.

Bisa juga dilihat dari tabung reservoir radiator penuh dengan cairan pendingin yang bersuhu panas, bahkan air bisa luber keluar dari tabung. Kondisi ini diakibatkan oleh pressure valve pada tutup radiator (radiator cap) yang terus-menerus terbuka akibat suhu dan tekanan tinggi yang terjadi di dalam mesin.

Baca Juga : Penyebab dan Solusi Cairan Radiator bercampur Oli Mesin Motor

Selain itu, kipas radiator tipe elektrik berputar terus-menerus atau durasi putaran kipas radiator menjadi lebih lama dari biasanya. Hal ini merupakan efek dari sensor Engine Coolant Temperature (ECT) yang menginformasikan suhu berlebih pada cairan pendingin di mesin dan dikarenakan radiator tersumbat. Suhu pada cairan pendingin tidak turun seperti saat sistem pendingin mesin bekerja secara normal.

Gejala yang berikutnya adalah saat slang radiator bawah mengempis saat pedal gas diinjak. Gejala ini lebih banyak ditemukan pada mobil dengan letak thermostat di jalur outlet. Saat radiator tersumbat, aliran cairan pendingin mesin tertahan tepat di upper tank radiator, sisanya mengalir melalui bypass hose.

Indikasi lainnya adalah saat sisi dalam radiator terlihat berlumpur dan keruh kotoran berupa kerak dari mesin yang dapat menutup seluruh lubang dan saluran pada radiator. Jika demikian, maka bisa dipastikan bahwa radiator sudah kotor dan terjadi penyumbatan sehingga perlu dilakukan servis radiator dan pembersihan saluran cairan pendingin.

pbnbigesdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas