nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home ยป Deteksi Turbo Bermasalah – Deltalube

Deteksi Turbo Bermasalah – Deltalube


Penggunaan turbocharger memang menjadi salah satu cara untuk mendongkrak tenaga mesin. Makanya banyak pemilik mobil yang memodifikasi mesin menggunakan turbocharger. Ada juga mobil standar yang sudah dilengkapi turbocharger pada mesinnya. Tapi bagaimana jika turbocharger ini mengalami masalah?

Turbocharger merupakan salah satu perangkat sistem induksi udara paksa (forced induction system) ke dalam ruang pembakaran mesin untuk meningkatkan tenaga mesin secara instan. Selain soal tenaga mesin, dengan menyuplai udara lebih banyak dan padat ke ruang bakar, aplikasi turbocharger yang dipadu suplai udara konsisten berimbas terhadap efisiensi konsumsi bahan bakar.

Prinsip kerja turbocharger cukup sederhana. Gas buang yang dihasilkan mesin, menghasilkan sebuah daya dorong untuk menggerakkan turbin. Semakin tinggi putaran mesin (RPM), maka semakin besar daya dorong yang dihasilkan. Daya dorong tersebut membuat turbin berputar dan membuat compressor wheel turut berputar.

Namun seiring pemakaian, ada beberapa hal yang bisa memperpendek usia turbocharger. Umumnya, penyebabnya adalah kebocoran oli, benturan pada bilah turbin atau compressor wheel. Selain itu masalah turbocharger juga bisa karena adanya benda atau kotoran yang masuk seperti debu, pasir, serpihan batu ke dalam rumah filter udara. Begitu pula dengan berkurangnya kualitas oli atau suplai oli ke turbocharger.

Baca Juga : Perbedaan Turbocarger dan Supercharger

Sementara kebocoran udara (air leak) bisa disebabkan slang udara yang getas, robek atau kurang tepat dalam pemasangan. Dampaknya turbocharger tidak bekerja optimal sehingga memperpendek usai pakainya. Bisa juga karena pengguna mobil kerap mematikan mesin mobil sehabis memacu mobilnya. Sebaiknya tunggu sekitar 10-15 detik agar turbocharger berhenti bekerja.

Nah, dari penyebab masalah itu tentu ada gejala yang ditimbulkan yang bisa dideteksi. Seperti munculnya suara melengking dari arah turbo. Hal ini karena ada kotoran yang masuk dan menghambat kinerja compressor wheel.

Bisa juga muncul asap yang keluar terus menerus dari knalpot ketika mesin stasioner. Begitu pula pada putaran mesin tinggi. Asap ini muncul akibat adanya kebocoran sil oli pada turbocharger. Gejala lain adalah penurunan tenaga mesin. Biasanya mulai dari 2.000 rpm, turbo mulai bekerja, tenaga mesin tidak seresponsif sebelumnya. Jika sudah mengalami gejala ini, sebaiknya segera periksakan mobil ke bengkel.

pbnbigesdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas