nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home ยป Cara Mudah Merawat CVT Motor Matik

Cara Mudah Merawat CVT Motor Matik


Memeriksa V-belt

Pemeriksaan V-belt perlu dilakukan secara rutin, setelah motor matik menempuh jarak kurang lebih 10.000 km. Dari bahan karet, V-belt perlu diganti bila kondisinya sudah menipis atau terlihat pecah atau retak pada ruasnya.

V-belt merupakan bagian penting sebagai penggerak motor matik sebagai salah satu bagian CVT motor matik. Jika konsisten memperhatikan kinerja V-belt akan menjaga keamanan berkendara, karena V-belt yang termakan usia saat pemakaian, dapat menyebabkan putus dan cukup berisiko ketika digunakan.

Memeriksa roller

Selain V-belt, di dalam CVT juga terdapat roller yang fungsinya juga sangat penting sebagai penggerak motor matik. Lakukan pengecekan secara berkala, karena bila roller rusak atau aus bisa menimbulkan bunyi berisik pada CVT motor matik. Tentu hal ini juga mempengaruhi kinerja V-belt dan mesin.

Rutin ganti oli transmisi

Cara merawat CVT motor matik berikutnya adalah rutin mengganti oli transmisi matik. Hal itu karena usia komponen CVT motor matik juga dipengaruhi kondisi pelumas transmisi. Periksa dan mengganti secara rutin oli transmisi agar kinerja komponen CVT motor matik selalu optimal.

Kampas kopling

Ketebalan kampas kopling sentrifugal juga wajib diperhatikan, karena jika sudah aus atau tipis, motor matik tidak responsif saat mulai akselerasi atau muncul gejala slip. Ujungnya, konsumsi bahan bakar jadi lebih boros karena motor tidak segera melaju. Lakukan penggantian komponen ini jika sudah aus.

pbnbigesdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas