nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home » Cara Mudah Bleeding Minyak Rem Motor Sendiri di Rumah

Cara Mudah Bleeding Minyak Rem Motor Sendiri di Rumah


Minyak rem adalah salah satu komponen utama dalam sistem pengereman. Minyak rem bertugas memberikan tekanan fluida yang dikonversi menjadi tekanan mekanis, untuk menjepit kampas rem ke piringan cakram. Minyak rem idealnya diganti setiap 2 tahun sekali atau sekitar 20.000 km. Saat mengganti minyak rem, kita perlu melakukan proses bleeding agar rem bisa berfungsi. Bleeding adalah proses membuang udara yang terjebak dalam sistem pengereman.

Selain saat ganti minyak rem, bleeding juga harus dilakukan ketika ada perbaikan pada sistem pengereman. Contohnya saat ganti seal mastem rem atau seal piston kaliper. Biasanya saat mengganti minyak rem atau perbaikan sistem rem, kita melakukannya di bengkel. Hal itu karena kita belum paham teknik bleeding minyak rem, dan khawatir rem tidak berfungsi maksimal. Tapi jangan takut, kalian bisa kok lakukan bleeding minyak rem sendiri di rumah. Simak penjelasannya berikut ini.

Banyak orang melakukan bleeding dengan cara memompa minyak rem dengan menekan handle rem berkali-kali. Sebenarnya cara itu tidak perlu dilakukan. Kita hanya perlu membuka baut pembuangan angin atau baut bleeder yang ada di kaliper rem, dan tunggu minyak rem keluar dari situ. Karena gravitasi, minyak rem akan turun sendirinya ke kaliper, tanpa perlu dipompa berkali-kali dari handle rem. Kita perlu memasang selang kecil transparan, untuk memantau apakah masih ada buih udara yang ikut keluar bersama minyak rem. Selang bening itu bisa kita beli di toko material, dengan nama selang waterpass.

Hal yang perlu diperhatikan adalah, pastikan volume minyak rem di tabung master rem tercukupi saat proses bleeding. Jika minyak rem sampai habis, akan ada udara yang masuk ke jalur pengereman, dan proses bleeding harus kembali diulang. Jika sudah tidak ada lagi buih udara, kita bisa tutup baut bleeder-nya.

Kemudian, tarik handle rem hingga mulai terasa keras, lalu buka kembali baut bleeder sambil tetap menekan handle rem. Setelah minyak rem menyembur dari baut bleeder, kembali kencangkan bautnya lalu baru kita lepas handle rem. Proses ini dilakukan untuk memastikan sudah tidak ada lagi udara terperangkap di jalur pengereman. Ulangi jika masih ada buih udara yang keluar bersama semburan minyak rem.

Baca Juga : Ganti Minyak Rem Sebelum Bermasalah

Untuk pemilihan minyak rem, kalian bisa pilih Deltalube 797 Super Brake Fluid. Minyak rem berkualitas dari Deltalube ini, tersedia dalam pilihan DOT 3 dan DOT 4. Deltalube 797 Super Brake Fluid memiliki banyak kelebihan, contohnya tidak mudah menguap dalam suhu tinggi, resistensi yang tinggi terhadap air, tidak bersifat korosif, dan juga tidak merusak komponen karet di sistem pengereman.

Deltalube 797 Super Brake Fluid DOT 3 punya titik didih 148 oC. Sementara Deltalube 797 Super Brake Fluid DOT 4 punya titik didih mencapai 165oC. Minyak rem Deltalube 797 Super Brake Fluid, cocok untuk sistem rem cakram dan teromol. Khusus untuk Deltalube 797 Super Brake Fluid DOT 4, juga cocok untuk sistem pengereman ABS (anti-lock braking system).

pbnbigesdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas