nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home » Cara Mengetahui Kondisi Kaki-kaki Mobil dari Keausan Ban

Cara Mengetahui Kondisi Kaki-kaki Mobil dari Keausan Ban


Fungsi ban pada mobil, tentu sangat vital dan krusial. Melalui traksinya, ban berfungsi sebagai penyalur tenaga mesin ke jalan dan menjaga kestabilan mobil.

Karena fungsi vitalnya, ban juga jadi salah satu komponen yang berpengaruh terhadap keselamatan di jalan. Menurut data, penyebab kecelakaan paling umum yang terjadi di jalan tol adalah ngantuk dan pecah ban. Untuk itu, kita perlu jaga kondisi ban agar selalu berada di kondisi terbaiknya.

Ada dua hal utama yang perlu kita lakukan dalam menjaga kondisi ban.

Pertama adalah cek tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan, dan cek kondisi keausan ban.

 

Untuk mengatahui tekanan angin yang direkomendasi, sangatlah mudah. Pabrikan akan menempelkan stiker informasi tekanan angin ban, pada pilar B mobil dekat bangku sopir. Sedangkan untuk tingkat keausan, cek simbol segitiga thread wear indicator (TWI) pada dinding ban. Pastikan masih ada celah antara permukaan telapak ban dan jendolan pada area groove ban.

Keausan ban, ternyata juga bisa menginformasikan tentang kondisi kaki-kaki mobil kita loh. Jadi kita bisa mendiagnosa awal, soal kerusakan atau kesalahan setelan wheel alignment pada mobil kita. Pertama, jika keausan ban terjadi pada kedua sisi luar ban, artinya tekanan angin ban kurang. Sebaliknya jika keausan ban terjadi pada sisi tengah ban, artinya tekanan angin ban kita terlalu tinggi.

Baca Juga : Kenapa Wheel Alignment Perlu Rutin Diatur?

Selanjutnya jika terjadi keausan pada sisi luar atau sisi dalam saja, terjadi kesalahan setingan toe pada ban.

Namun jika keausan pada sisi luar atau sisi dalam ban terjadi secara ekstrem sehingga ban terlihat menjadi sangat tipis di satu sisi saja, terjadi kesalahan setingan camber. Kemudian jika ada bagian telapak yang mengelupas di banyak tempat, bisa mengindikasikan kondisi ban tidak balance atau kondisi shock absorber, bushing, atau ball joint yang sudah rusak.

Kesalahan setingan toe, camber, dan balancing bisa dikoreksi dengan melakukan spooring dan balancing roda. Namun jika komponen kaki-kaki seperti shock absorber, bushing, atau ball joint yang rusak, tidak ad acara lain selain menggantinya.

pbnbigesdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas