nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home » Cara Baca Kode Gir Dan Rantai Motor

Cara Baca Kode Gir Dan Rantai Motor


Gir dan rantai merupakan salah satu komponen vital pada motor bebek dan sport. Fungsinya sebagai penyalur tenaga mesin ke roda belakang. Bila gir atau rantai rusak, sebaiknya diganti bersamaan (gear set) agar sistem penggerak roda dapat bekerja optimal.

Gear set ini berupa gir depan, gir belakang dan rantai roda. Biasanya bengkel yang menjualnya memiliki kode Chain Set, Gear Set, Drive Chain atau Gir Paket.

Nah, agar tidak salah beli gir set yang sesuai anjuran pabrik, pemilik motor perlu memahami kode gir dan rantai sepeda motor yang akan dibeli. Berikut ini cara baca kode gir dan rantai motor.

Baca Juga : Ketahui Gejala Kerusakan Komponen CVT Motor Matic

Rantai

Rantai memiliki ukuran panjang dan ketebalan, sebagai contoh kode rantai 428-104L. Artinya memiliki nomor ketebalan 428 dan panjang 140 sambungan (link).

Angka 4 di depan menunjukkan jarak antar pin. Pin bisa disebut selongsong yang menyambung antar plat. Angka kedua dan ketiga (2 dan 8) punya arti jarak antar plat dalam. Plat dalam disebut juga inner plate yang posisinya tepat di bawah plat atas.

Setelah itu ada angka yang menunjukkan panjang rantai. Angka 104L berarti panjang rantai 104 sambungan (link).

Selain angka, ada huruf di belakang tiga angka pertama. Misalnya kode rantai 420SB-102, 428H-116, dan 520V-106. Huruf SB berarti solid bushing. Bushing bisa disebut juga as. Posisi bushing jadi tempat masuknya pin.

Solid bushing berarti bushing yang dibuat seperti pipa. Jenis bushing yang biasa seperti plat ditekuk jadi seperti pipa.

Kemudian huruf H artinya high tension yang perbedaannya di plat bagian dalam. Rantai dengan kode H berarti plat dalamnnya lebih tebal dibanding rantai tanpa kode H. Karena plat dalam lebih tebal, rantai berkode H punya daya tahan minimum tarikan beban sebesar 2,1 ton. Sedang tanpa kode H minimum ketahanan tarikan beban hanya 1,70 ton.

Selanjutnya rantai dengan huruf V, berarti dilengkapi sil penahan gemuk. Sil ini berada di dinding luar bushing. Bushing berkode V termasuk kategori solid bushing.

Gir depan

Gir depan memiliki ukuran jumlah mata gigi dan ketebalan. Contohnya gir depan dengan kode 428 – 14T. Artinya memiliki nomor ketebalan 428 dan jumlah mata gigi sebanyak 14. Huruf T merupakan singkatan dari kata tooth atau teeth yang berarti jumlah gigi pada gir tersebut.

Gir belakang

Gir belakang juga memiliki ukuran jumlah mata gigi dan ketebalan. Sebagai contoh gir belakang dengan kode 428 – 47T. Artinya gir belakang ini memiliki nomor ketebalan 428 dan jumlah mata gigi (tooth) sebanyak 47.

Nomor ketebalan adalah nilai yang ditentukan dalam tabel nomor rantai dan gir. Nomor ketebalan ini mempengaruhi kemampuan kerja rantai terhadap beban kerja.

Kode lain yang tertera pada kemasan, seperti 428 HD atau 428 HDX, berarti HD = High Durability dan HDX = High Durability With X-Ring. Kode ini menunjukkan kualitas dari tipe rantai itu.

pbnbigesdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas