nidebo.us

media informasi permainan game online yang seru

Home ┬╗ Bore up vs Stroke up Mesin Motor: Apa Bedanya?

Bore up vs Stroke up Mesin Motor: Apa Bedanya?


Meningkatkan Performa Motor dengan Modifikasi Bore Up atau Stroke Up

Apakah Anda merasa performa mesin motor Anda kurang memuaskan? Banyak pemilik motor yang merasakan hal yang sama. Namun, jangan khawatir, ada solusi untuk meningkatkan performa mesin motor, yaitu dengan melakukan modifikasi bore up atau stroke up.

Bore Up: Memperbesar Diameter Piston Mesin

Bore up merupakan salah satu metode modifikasi mesin motor yang bertujuan untuk meningkatkan volume silinder mesin. Caranya adalah dengan memperbesar diameter piston mesin. Modifikasi ini cenderung lebih mudah dilakukan dan lebih sering dipilih.

Peningkatan diameter piston bisa bervariasi tergantung kesanggupan konstruksi mesin, mulai dari 4 mm hingga 10 mm dari standar. Namun, ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan dalam pemilihan piston untuk bore up. Pertama adalah ukuran pin piston yang harus sama seperti piston bawaan. Selain itu, bentuk piston secara keseluruhan juga harus diperhatikan agar tidak terlalu jauh berbeda dari piston bawaan motor.

Jika ingin memilih piston aftermarket, pastikan ukurannya jauh lebih besar dari ukuran standar. Selain itu, agar piston bisa masuk ke dalam blok silinder, ukuran blok silinder juga perlu diperbesar melalui proses dikorter. Namun, jika sisa ketebalan liner silinder blok sudah terlalu tipis, solusinya adalah dengan mengganti boring silinder yang lebih besar.

Stroke Up: Menambah Panjang Langkah Piston

Stroke up adalah metode modifikasi mesin motor lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan volume silinder mesin. Caranya adalah dengan menambah panjang langkah piston (stroke) melalui penambahan panjang langkah piston pada kruk as.

Ada beberapa cara untuk melakukan stroke up, salah satunya adalah dengan mengganti pin big end kruk as dengan yang memiliki offset atau yang dikenal sebagai pin stroker. Umumnya, pin stroke up berukuran +2, +3, atau +4 mm dari ukuran standar. Namun, pengaplikasian pin stroker menuntut modifikasi pada part lain agar kepala piston tidak menabrak silinder head ketika titik mati atas (TMA).

Ada dua cara yang bisa dilakukan, yaitu dengan memilih setang piston yang lebih pendek atau melakukan pengganjalan pada silinder blok bagian bawah. Namun, perlu diingat bahwa modifikasi bore up atau stroke up menuntut modifikasi pada part mesin lainnya agar performanya maksimal.

Baca Juga : Memilih Oli Mesin yang Tepat Untuk Motor Bore-up

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa modifikasi bore up atau stroke up adalah cara yang efektif untuk meningkatkan performa mesin motor. Namun, sebelum melakukan modifikasi, pastikan untuk memilih part yang tepat dan melakukan modifikasi pada part lainnya agar performa mesin maksimal. Selain itu, pastikan juga untuk melakukan perawatan mesin secara rutin agar mesin tetap awet dan performanya terjaga.

pbnbigesdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas